Ulasan Buku Buku Pintar: Transfer Pricing untuk Kepentingan Pajak oleh Anang Mury Kurniawan1 s.d. 2 (dari 2 ulasan)
Pembahasan penting dalam transfer pricing dalam buku ini terfokus pada metode kesebandingan, dimana secara historis berdasarkan OECD guidelines, membagi metode transfer pricing kedalam 5 metode yang dikelompokkan dalam 2 kategori, yaitu; (i) Kategori standar/tradisional (metode penentuan harga; CPU, RPM dan CPM), dan Kategori laba transaksi (metode penentuan laba; PSM dan TNMN). Dalam OECD Guidelines 1995, penerapan kelima metode tersebut harus diterapkan secara hierarkhis (mulai CUP, RPM, CPM, PSM secara berurutan dan terakhir baru menggunakan metode TNMN). Sedangkan dalam OECD Guidelines 2009, lebih menfokuskan pada susbtansi harga/laba yang paling sesuai dengan kondisi WP, sehingga tidak perlu lagi menggunakan penerapan 5 metode tersebut secara hierarkhis.
Dari sisi pengujian pihak-pihak yang dipengaruhi hubungan istimewa (pihak affiliasi), metode transfer pricing dapat dibedakan menjadi 2 teknik, yaitu; (i) one-sided approach (satu sisi, searah), yakni dengan meneliti hanya satu pihak saja yang terlibat dalam suatu transaksi, dan (ii) two-sided approach (dua sisi, dua arah), yakni dengan meneliti para pihak yang terlibat dalam suatu transaksi (WP dan lawan transaksi). Teknik one-sided approach diimplementasikan dalam metode CUP, CPM, RPM dan TNMM. Sementara pada two-sided approach digunakan dalam metode PSM.
Konfirmasi dan pengiriman yang cepat, diharapkan akan lebih banyak buku yang tersedia
1
Advertisement:
|
Advertisement:
|