Kebutuhan akan pengetahuan dan keterampilan dalam berkomunikasi bukan lagi menjadi hal baru bagi tenaga medis atau tenaga kesehatan dan calon tenaga kesehatan (mahasiswa studi ilmu kesehatan) dalam menjalankan karya profesinya di tengah-tengah masyarakat. Kebutuhan dan keterampilan berkomunikasi sudah menjadi bagian dasar yang tidak terpisahkan dalam praktik pelayanan kesehatan yang profesional serta bermutu atau berkualitas.
Oleh karena itu, sudah selayaknya tenaga kesehatan—tenaga medis—memiliki keterampilan berkomunikasi tersebut secara baik dan lancar kepada masyarakat. Melalui buku ajar ini disajikan pengetahuan keterampilan khusus dan wawasan untuk memahami karakter kepribadian masyarakat melalui komunikasi, terutama bagi para mahasiswa ilmu kesehatan yang kelak akan mendalami bidang kesehatan ini sebagai bagian dari kegiatan rutin profesinya di tengah-tengah masyarakat.
Substansi dari buku ajar komunikasi keehatan terbaru (textbook) ini disesuaikan dengan kebutuhan praktis akan komunikasi di masyarakat, bahan-bahan atau materi kuliah ilmu komunikasi kesehatan yang telah disesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta standar kompetensi materi. Pokok-pokok uraian menyajikan materi isinya diawali dengan Pengantar Komunikasi Kesehatan, Teori dan Aplikasi berdasarkan pengalaman dalam memberikan kuliah wajib “Komunikasi Kesehatan” di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatra Utara.
Melalui buku ajar komunikasi kesehatan terbaru ini diharapkan para tenaga kesehatan—tenaga medis—dan calon tenaga kesehatan memiliki keterampilan komunikasi yang efektif; dan yang paling penting adanya perubahan sikap dan perilaku para tenaga kesehatan dalam berkomunikasi ketika memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat. Para medis atau tenaga kesehatan harus terampil berkomunikasi secara sabar, empati, dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas.
BAB 1 KONSEP KOMUNIKASI 1 A. Pendahuluan. B. Teori Komunikasi. C. Unsur-unsur Komunikasi. . D. Latihan.
BAB 2 BENTUK KOMUNIKASI 21 A. Komunikasi Intrapersonal. B. Komunikasi Interpersonal. . C. Bentuk-bentuk Komunikasi Kelompok. D. Fungsi Komunikasi Kelompok . E. Komunikasi Verbal. F. Komunikasi Nonverbal. . G. Latihan.
/>BAB 3 MODEL KOMUNIKASI 67 A. Pengantar. B. Model-model Komunikasi. C. Komunikasi Intrapersonal. D. Komunikasi Interpersonal. E. Latihan.
BAB 4 PRINSIP KOMUNIKASI 97 A. Prinsip 1: Komunikasi Adalah Suatu Proses Simbolik. B. Prinsip 2: Setiap Pelaku Mempunyai Potensi Komunikasi. C. Prinsip 3: Komunikasi Punya Dimensi Isi dan Dimensi Hubungan.
D. Prinsip 4: Komunikasi itu Berlangsung dalam Berbagai Tingkat Kesengajaan. E. Prinsip 5: Komunikasi Terjadi dalam Konteks Ruang dan Waktu. F. Prinsip 6: Komunikasi Melibatkan Prediksi Peserta Komunikasi. G. Prinsip 7: Komunikasi itu Bersifat Sistematik. H. Prinsip 8: Semakin Mirip Latar Belakang Sosial Budaya Semakin Efektiflah Komunikasi. I. Prinsip 9: Komunikasi Bersifat Nonsekuensial. J. Prinsip 10: Komunikasi Bersifat Prosesual, Dinamis, dan Transaksional. K. Prinsip 11: Komunikasi Bersifat Irreversible. L. Prinsip 12: Komunikasi Bukan Panesea untuk Menyelesaikan berbagai Masalah. M. Latihan.
BAB 5 GANGGUAN DAN HAMBATAN KOMUNIKASI 105 A. Gangguan Komunikasi. B. Hambatan Komunikasi. C. Latihan.
BAB 6 KOMUNIKASI KESEHATAN 109 A. Definisi. B. Ruang Lingkup Komunikasi Kesehatan. C. Komunikasi Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan. D. Dampak Komunikasi Kesehatan dalam Pembangunan Kesehatan. E. Komunikasi dalam Perubahan Perilaku. F. Latihan.
BAB 7 ADVOKASI 145 A. Definisi. B. Sasaran Advokasi. C. Tujuan Advokasi. D. Kegiatan-kegiatan Advokasi. E. Argumentasi untuk Advokasi. F. Komunikasi dalam Advokasi. G. Indikator Hasil Advokasi. H. Latihan.
BAB 8 HUBUNGAN ANTARMANUSIA (HUMAN RELATION) 163 A. Definisi . B. Tujuan Hubungan Antarmanusia. C. Teknik-teknik Hubungan Antarpribadi. D. Latihan. BAB 9 MEMILIH BENDA DALAM KOMUNIKASI KESEHATAN 181 A. Pendahuluan. B. Manfaat Media dalam Komunikasi Kesehatan. C. Latihan