| Tweet |
|
|
|||||||||||||||||||||||
Sesungguhnya Allah Swt. telah menuliskan di bawah Arasy bahwa ‘Rahmat-Ku mendahului kemurkaan-Ku’.
(Hadis Qudsi)
Siapakah di antara kita yang tidak bahagia jika dicintai Allah Swt.?
Dan siapakah di antara kita yang tidak sedih jika dibenci Allah Swt.?
Alangkah bahagianya hidup apabila kita selalu ada dalam cinta-Nya. Perasaan dicintai oleh-Nya membuat kita tenang dan penuh percaya diri dalam menjalani hari-hari. Perasaan tenang ini kemudian menjadikan kita makhluk yang senantiasa optimis dan mudah menebarkan kasih sayang ke segenap penjuru alam. Namun sebaliknya, jika Allah membenci kita, maka kehidupan ini menjadi sangat rumit. Tidak hanya surga yang tidak bisa kita raih, lebih jauh, keridhaan-Nya menjadi sirna. Maka, sebelum terlambat, saatnya kita kembali kepada-Nya.
Lewat sumber primer Islam, yaitu Al-Qur’an, buku ini memetakan dua golongan manusia yang kontradiksi, golongan yang dicintai dan dibenci Allah.
TENTANG PENULIS
Muhammad Iqbal adalah seorang editor dan juga penulis produktif. Dia juga menulis opini dan resensi di beberapa media massa. Bukunya sudah banyak terbit dan dinikmati pembaca buku di Indonesia,.
@duniajilbab | Waryono Abdul Ghafur | Neviyarni S. | Sohari Sahrani | A. Choiran Marzuki |
Riwayat Penelusuran Anda (2 Produk Terakhir yang Baru Anda Lihat) | Bersihkan Riwayat | ||
Jangan Tampilkan Lagi |
|||