
Tasaro GK adalah nama pena dari Taufiq Saptoto Rohadi, penulis Indonesia kelahiran Gunungkidul, Yogyakarta, pada 1 September 1980. Ia dikenal luas sebagai penulis yang berhasil mengangkat kisah kehidupan Nabi Muhammad saw. dalam bentuk novel fiksi sejarah yang menarik dan mudah dinikmati.
Setelah menyelesaikan kuliah jurnalistik di PPKP Universitas Negeri Yogyakarta pada 2000, Tasaro memulai karier sebagai wartawan di Jawa Pos Group. Ia bekerja selama lima tahun, di antaranya di Radar Bogor dan Radar Bandung, hingga mencapai posisi redaktur pelaksana. Setelah itu, ia beralih menjadi editor buku di beberapa penerbit nasional di Bandung sebelum memutuskan menjadi penulis penuh waktu sekitar tahun 2010.
Karya-karyanya mencakup berbagai genre, mulai dari novel romansa, sejarah, hingga biografi tokoh agama. Di antara yang paling terkenal adalah tetralogi Muhammad yang terdiri dari Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan (2010), Muhammad: Para Pengeja Hujan (2011), Muhammad: Sang Pewaris Hujan (2016), dan Muhammad: Generasi Penggema Hujan (2016). Novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan bahkan masuk dalam daftar novel Indonesia terbaik versi Goodreads. Selain itu, ia juga menulis trilogi Al-Masih yang membahas kisah Isa Al-Masih dari berbagai perspektif agama.
Beberapa karyanya meraih penghargaan, antara lain Wandu (novel terbaik FLP Award 2005), Di Serambi Mekkah dan Oh, Achilles (Adikarya IKAPI), serta Galaksi Kinanthi. Di luar menulis, Tasaro aktif mengelola komunitas literasi Kampoeng Boekoe di Sumedang dan terlibat dalam dunia pendidikan anak melalui sekolah alam.
Dengan gaya penulisan yang mengalir dan penuh imajinasi, Tasaro GK terus menghasilkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pembaca merenungkan nilai-nilai kehidupan, sejarah, dan spiritualitas.