
Sienta Sasika Novel adalah penulis Indonesia asal Bandung yang dikenal melalui karya-karya novel remaja dan romansa, sekaligus buku-buku nonfiksi dan ilmiah. Lahir pada 17 April 1987, ia memulai karier menulis sejak duduk di bangku SMA.
Novel pertamanya, Strawberry, terbit pada 2008. Saat itu ia masih menulis tanpa laptop, namun keterbatasan itu justru memacunya untuk terus berkarya. Setelah novel debutnya mendapat sambutan, berbagai tawaran datang dari penerbit. Karya-karyanya yang menyusul antara lain The Secret of Love (2010), My DNA Loves (2011), Inginku (2012), Sweetest Thing (2013), As Sweet As Blackberry (2013), Happy With You (2013), Be Mine (2014), Warna Hati (2014), Ready to Love Again (2014), dan Bersamamu.
Di balik nama pena yang akrab di kalangan pembaca novel, Sienta memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang sains. Ia menyelesaikan S1 Biologi di Universitas Padjadjaran dengan fokus molekuler medis, lalu melanjutkan studi S2 Bioteknologi di Institut Teknologi Bandung. Ia pernah menjadi asisten dosen, peneliti di Rumah Sakit Kanker Dharmais, serta Research Assistant di bidang diagnostik molekuler. Hasil risetnya tentang Human Papilloma Virus (HPV) telah dimuat di beberapa jurnal ilmiah nasional.
Selain novel, Sienta juga produktif menulis buku pelajaran, rangkuman biologi SMA, kamus biologi, serta buku-buku populer seputar hubungan dan karakter manusia. Ia mengidolakan penulis seperti Sir Arthur Conan Doyle, J.K. Rowling, Mira W., Meg Cabot, dan Agatha Christie. Cita-citanya antara lain menulis novel fantasi setara Harry Potter, memiliki rumah sakit, dan terus mengembangkan karier di bidang biologi molekuler serta rekayasa genetika.
Dengan perpaduan antara imajinasi sastra dan ketelitian ilmiah, Sienta Sasika Novel berhasil menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan semangat belajar dan bermimpi yang tinggi.