
Sevgi Soysal adalah penulis Turki yang dikenal lewat karya-karya yang tajam menggambarkan kehidupan perempuan, relasi sosial, dan suasana politik di Turki pada masa hidupnya. Ia lahir dengan nama Sevgi Yenen pada 30 September 1936 di Istanbul sebagai anak ketiga dari enam bersaudara. Ayahnya, Mithat Yenen, adalah arsitek dan birokrat keturunan migran dari Salonika, sementara ibunya, Anneliese Rupp (yang kemudian mengambil nama Aliye), berasal dari Jerman.
Sebagian besar masa kecil dan remajanya dilalui di Ankara. Setelah lulus dari Ankara Kız Lisesi, ia menempuh studi arkeologi di Ankara Üniversitesi Dil ve Tarih-Coğrafya Fakültesi. Pada 1956 ia menikah dengan Özdemir Nutku dan menyertainya ke Jerman. Di Universitas Göttingen ia mengikuti kuliah arkeologi dan teater. Dari pernikahan ini lahir putra mereka, Korkut.
Kembali ke Turki, Soysal bekerja di Pusat Kebudayaan Jerman dan Ankara Radyosu, lalu menjadi spesialis program di TRT. Ia mulai menulis cerita pendek yang dimuat di berbagai majalah sastra. Buku kumpulan cerpen pertamanya, Tutkulu Perçem, terbit pada 1962, diikuti Tante Rosa (1968) yang terinspirasi dari kisah bibinya.
Novel pertamanya, Yürümek (1970), mendapat penghargaan dari TRT namun sempat ditarik karena dianggap cabul. Karya yang lebih memantapkan namanya adalah Yenişehir’de Bir Öğle Vakti (1973), yang memenangkan Orhan Kemal Roman Armağanı pada 1974. Novel-novelnya sering menyinggung kehidupan urban, hubungan laki-laki dan perempuan, serta ketegangan sosial-politik.
Setelah memorandum militer 12 Maret 1971, Soysal mengalami penahanan dan sempat menjalani hukuman penjara serta pengasingan di Adana. Ia menikah dengan profesor hukum konstitusi Mümtaz Soysal saat keduanya berada di penjara. Dari pernikahan ini lahir dua putri, Defne dan Funda. Pengalaman di penjara kemudian ia tuangkan dalam memoar Yıldırım Bölge Kadınlar Koğuşu.
Pada 1975 ia didiagnosis menderita kanker payudara. Setelah menjalani pengobatan di London, kondisinya memburuk. Sevgi Soysal meninggal di Istanbul pada 22 November 1976 dalam usia 40 tahun. Meskipun hidupnya singkat, karya-karyanya terus dibaca dan dikenang sebagai salah satu suara penting sastra Turki modern yang berani dan peka terhadap realitas perempuan serta masyarakatnya.