Sampurno A. Chaliq adalah tokoh publik Indonesia yang dikenal sebagai mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ia menjabat di lembaga tersebut sebelum digantikan oleh Penny K. Lukito.Sebagai pejabat di bidang pengawasan obat dan makanan, Sampurno A. Chaliq berperan dalam regulasi dan pengawasan produk farmasi serta pangan di Indonesia. Namanya sempat menjadi perhatian publik pada 2021 terkait kasus dugaan pencemaran nama baik. Saat itu, ia dilaporkan ke polisi atas unggahan di akun Facebook pribadinya yang berisi kritik terhadap Kepala BPOM yang sedang menjabat. Kasus tersebut kemudian diselesaikan melalui mediasi, di mana ia mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf.


