
Ratih Kumala adalah penulis novel, cerita pendek, dan skenario asal Indonesia yang lahir di Jakarta pada 4 Juni 1980. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Sastra Inggris Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar belakang keluarganya yang pernah memiliki usaha rokok kretek di Muntilan, Jawa Tengah, kelak menjadi inspirasi penting dalam salah satu karyanya yang paling dikenal.
Karier kepenulisannya dimulai sejak masih kuliah. Novel pertamanya, Tabula Rasa, memenangkan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta pada 2003 dan diterbitkan tahun berikutnya. Setelah itu ia terus produktif. Beberapa karyanya antara lain Genesis (2005), kumpulan cerpen Larutan Senja (2006), Kronik Betawi (2009), Gadis Kretek (2012), dan Bastian dan Jamur Ajaib (2015).
Di antara semua karyanya, Gadis Kretek menjadi yang paling menonjol. Novel ini mengangkat kisah industri kretek, sejarah keluarga, dan kehidupan perempuan di tengah perubahan zaman. Buku tersebut tidak hanya menjadi bestseller di dalam negeri, tetapi juga diterjemahkan ke berbagai bahasa dan diadaptasi menjadi serial Netflix yang mendapat perhatian luas.
Selain menulis novel, Ratih juga aktif sebagai penulis skenario. Ia pernah bergabung dalam tim penulis program Jalan Sesama (adaptasi Sesame Street), bekerja sebagai editor naskah di televisi, serta terlibat dalam industri film. Pada 2006 ia menikah dengan sesama novelis Eka Kurniawan. Mereka dikaruniai seorang putri bernama Kidung Kinanti Kurniawan.
Kini Ratih Kumala menetap di Jakarta dan terus berkarya. Melalui tulisannya yang menyentuh sejarah, budaya, dan kehidupan sehari-hari, ia menjadi salah satu suara penting dalam sastra Indonesia kontemporer.