Mochtar Lubis adalah jurnalis, novelis, dan budayawan Indonesia yang dikenal karena keberaniannya mengkritik penguasa serta karya-karya sastranya yang tajam. Ia lahir pada 7 Maret 1922 di Padang, Sumatera Barat, dari keluarga Batak Mandailing. Ayahnya, Marah Husin Gelar Raja Pandapotan Lubis, adalah pejabat pemerintahan kolonial yang sempat menjabat sebagai kepala distrik di Kerinci, sementara ibunya bernama Siti Madinah Nasution. Mochtar adalah anak keenam dari sepuluh bersaudara.Sejak kecil ia sudah gemar menulis. Pada masa pendudukan Jepang ia terjun ke dunia penerangan, lalu setelah kemerdekaan bergabung dengan Kantor Berita Antara. Pada 1949 ia ikut mendirikan harian Indonesia Raya dan menjadi pemimpin redaksinya. Surat kabar itu dikenal sangat kritis terhadap korupsi dan kekuasaan, sehingga membuatnya berkali-kali berurusan dengan pemerintah. Pada masa pemerintahan Soekarno, ia ditahan hampir sembilan tahun (1956–1966). Pengalaman itu kemudian ia tuangkan dalam buku Catatan Subversif.






