
Karnen Garna Baratawidjaja adalah dokter dan tokoh perintis di bidang alergi-imunologi klinik di Indonesia. Ia lahir pada 1 Mei 1930 di Ciamis. Perjalanan hidupnya mencakup masa penjajahan Belanda, pendudukan Jepang, hingga era kemerdekaan Indonesia.
Ia menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Pada 1962 ia memperoleh Diploma in Microbiology dari University of Toronto, Kanada. Di sana ia juga mendapatkan kesempatan belajar di bagian hematologi, reumatologi, dan klinik alergi. Kemudian ia menyelesaikan pendidikan spesialis penyakit dalam serta subspesialis alergi-imunologi di Universitas Indonesia, dilanjutkan dengan gelar doktor. Ia juga sempat menempuh diploma di bidang kesehatan lingkungan dan kerja di University of the Philippines.
Karnen Baratawidjaja dikenal sebagai salah satu tokoh yang meletakkan dasar ilmu alergi-imunologi klinik di Indonesia. Bersama sejumlah sejawat, ia membentuk Badan Kerja Sama Alergi-Imunologi di Fakultas Kedokteran UI. Pada sekitar 1970 ia turut mendirikan Divisi Alergi Imunologi Klinik di Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Pada 1977 ia mendirikan Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PERALMUNI) dan menjadi ketua pertamanya. Ia juga terlibat dalam pendirian Asia Pacific Association of Asthma, Allergy, and Clinical Immunology (APAAACI).
Sebagai Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, ia aktif mengajar, meneliti, dan mengembangkan pelayanan di bidang alergi, asma, penyakit autoimun, serta gangguan imunitas. Ia juga dikenal sebagai penulis di bidangnya dan praktik sebagai spesialis penyakit dalam subspesialis alergi-imunologi.
Karnen Garna Baratawidjaja meninggal dunia pada 18 September 2025 di Jakarta. Ia dikenang sebagai pelopor yang berjasa besar dalam mengembangkan ilmu dan pelayanan alergi-imunologi di Indonesia.