 Kahlil Gibran (nama asli Gibran Khalil Gibran) adalah penyair, penulis, dan seniman Lebanon-Amerika yang lahir pada 6 Januari 1883 di Bsharri, Lebanon utara (saat itu bagian dari Kesultanan Utsmaniyah). Ia berasal dari keluarga Kristen Maronit sederhana. Ayahnya, Khalil, seorang pemungut pajak yang kemudian dipenjara, sementara ibunya, Kamila, berperan besar dalam keberlangsungan keluarga.
Pada 1895, di usia dua belas tahun, Gibran beremigrasi ke Amerika Serikat bersama ibu dan saudara-saudaranya. Mereka menetap di komunitas imigran Suriah-Lebanon di Boston. Bakat seni dan sastranya cepat terlihat. Ia sempat kembali ke Lebanon untuk belajar di Beirut, lalu kembali ke Boston setelah mengalami serangkaian tragedi keluarga: kematian saudara perempuan, saudara tiri, dan ibunya.
Advertisement:
Di Boston, Gibran mendapat dukungan penting dari Mary Haskell, seorang kepala sekolah yang menjadi pelindung dan sahabat seumur hidupnya. Dengan bantuan Haskell, ia belajar seni di Paris dan kemudian menetap di New York. Di sana ia mulai menulis dalam bahasa Inggris, setelah sebelumnya menghasilkan karya-karya dalam bahasa Arab yang berpengaruh di kalangan sastra Mahjar (sastra diaspora Arab).
Karya yang membuat namanya abadi adalah The Prophet (Sang Nabi), terbit pada 1923. Buku berisi dua puluh enam esai puitis tentang cinta, pernikahan, anak, kerja, kebebasan, dan kematian ini menjadi salah satu buku terlaris sepanjang masa. Ia telah terjual puluhan juta eksemplar dan diterjemahkan ke lebih dari seratus bahasa. Karya-karya lainnya meliputi The Madman (1918), The Forerunner (1920), Sand and Foam (1926), serta novel The Broken Wings.
Gibran juga aktif sebagai pelukis dan ilustrator. Gaya tulisannya yang penuh simbolisme, spiritualitas, dan sentuhan romantis dipengaruhi oleh Alkitab, William Blake, dan Friedrich Nietzsche. Ia meninggal pada 10 April 1931 di New York dalam usia 48 tahun karena sirosis hati. Jenazahnya dibawa kembali ke Bsharri dan dimakamkan di biara Mar Sarkis, yang kini menjadi museum untuk mengenangnya.
Advertisement:
Hingga kini, pemikiran Gibran tentang kehidupan, cinta, dan kebebasan terus menginspirasi pembaca di seluruh dunia.
|