
Hanum Salsabiela Rais adalah penulis, mantan jurnalis, dan politikus Indonesia yang lahir di Yogyakarta pada 12 April 1982. Ia merupakan putri dari tokoh reformasi Amien Rais dan Kusnasriyati Sri Rahayu.
Hanum menempuh pendidikan dasar di lingkungan Muhammadiyah Yogyakarta dan kemudian meraih gelar Dokter Gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada. Meski berlatar belakang kedokteran, ia memilih berkarier di dunia jurnalistik. Ia sempat menjadi presenter dan reporter berita di Trans TV, khususnya dalam program Reportase.
Ketika suaminya, Rangga Almahendra, melanjutkan studi di Austria, Hanum ikut pindah ke Eropa. Selama tinggal di Wina, ia bekerja pada proyek video podcast Executive Academy di WU Vienna selama dua tahun sekaligus menjadi koresponden detik.com untuk kawasan Eropa. Pengalaman hidup di sana menjadi inspirasi besar bagi karya-karyanya.
Pada 2010, Hanum menerbitkan buku pertamanya berjudul Menapak Jejak Amien Rais: Persembahan Seorang Putri untuk Ayah Tercinta. Setelah itu, ia meraih popularitas luas melalui novel 99 Cahaya di Langit Eropa (2011) yang ditulis bersama suaminya. Novel tersebut mengisahkan pencarian jejak peradaban Islam di Eropa dan kemudian diadaptasi menjadi film berjudul sama pada 2013, dilanjutkan dengan sekuelnya. Karya-karya berikutnya seperti Bulan Terbelah di Langit Amerika, Faith and The City, I am Sarahza, serta Sangkakala di Langit Andalusia semakin menegaskan posisinya sebagai penulis yang konsisten mengangkat tema spiritualitas, sejarah Islam, dan kehidupan diaspora Muslim.
Selain menulis, Hanum juga terjun ke dunia politik. Ia terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2019–2024 dari Partai Amanat Nasional. Kemudian ia bergabung dengan Partai Ummat. Melalui tulisan dan kiprah publiknya, Hanum Salsabiela Rais dikenal sebagai sosok yang aktif menyuarakan nilai-nilai keislaman sekaligus berbagi pengalaman hidupnya melalui karya sastra yang menyentuh banyak pembaca.