
George Ritzer adalah sosiolog Amerika yang dikenal luas lewat konsep “McDonaldization of Society” serta kajiannya tentang globalisasi, konsumsi, dan teori sosial. Ia lahir pada 14 Oktober 1940 di New York City, dalam keluarga Yahudi dari kelas menengah bawah—ayahnya seorang sopir taksi dan ibunya seorang sekretaris.
Ritzer lulus dari Bronx High School of Science, kemudian meraih gelar sarjana psikologi di City College of New York (1962), MBA di University of Michigan (1964), dan Ph.D. di bidang perilaku organisasi dari Cornell University (1968). Setelah sempat bekerja di Ford Motor Company, ia memilih jalur akademik. Ia mengajar di Tulane University dan University of Kansas sebelum bergabung dengan University of Maryland pada 1974. Hingga kini ia menjabat sebagai Distinguished University Professor di sana.
Karya yang paling berpengaruh darinya adalah The McDonaldization of Society (pertama terbit 1993, sudah berulang kali diperbarui). Dalam buku ini, Ritzer mengembangkan gagasan Max Weber tentang rasionalisasi dengan mengambil model restoran cepat saji McDonald’s. Ia menjelaskan bagaimana prinsip efisiensi, kalkulabilitas, prediktabilitas, dan kontrol menyebar ke hampir seluruh aspek kehidupan modern—dari pendidikan, kesehatan, hingga hiburan.
Selain itu, Ritzer banyak menulis tentang metateori sosiologi, globalisasi, dan masyarakat konsumen. Beberapa karyanya yang lain antara lain Sociology: A Multiple Paradigm Science, Metatheorizing in Sociology, Enchanting a Disenchanted World, The Globalization of Nothing, serta sejumlah buku teks teori sosiologi klasik dan kontemporer yang menjadi rujukan di banyak universitas.
Ia juga menjadi editor ensiklopedia sosiologi dan teori sosial yang besar, serta pendiri Journal of Consumer Culture. Atas kontribusinya, Ritzer menerima berbagai penghargaan, termasuk Distinguished Contribution to Teaching Award dari American Sociological Association dan gelar doktor kehormatan dari La Trobe University, Australia.
Hingga kini, pemikiran Ritzer tetap relevan dalam memahami bagaimana proses rasionalisasi dan globalisasi membentuk kehidupan sehari-hari di era kontemporer.