
Fajar Nugros (nama asli Fajar Nugroho) adalah sutradara, penulis skenario, produser, sekaligus penulis Indonesia yang lahir di Yogyakarta pada 29 Juli 1979. Ia dibesarkan di lingkungan perumahan pegawai PT Kereta Api Indonesia di Pengok, Yogyakarta, dan sejak kecil dikenal gemar mengarang cerita.
Setelah lulus dari SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Fajar melanjutkan studi di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Sejak mahasiswa, ia aktif menulis cerita pendek dan mengirimkannya ke surat kabar lokal seperti Bernas. Beberapa cerpennya kemudian dikumpulkan dan diterbitkan dalam bentuk buku, di antaranya Buaya Jantan (2006) dan novel Adriana: Labirin Cinta di Kilometer Nol (2010). Ia juga pernah menerbitkan kumpulan cerpen seperti I Only Sleep with Supermodel dan I Didn’t Lose My Heart, I Sold It On eBay!.
Ketertarikan pada dunia film dimulai dari pembuatan film pendek di Yogyakarta. Ia kemudian pindah ke Jakarta dan belajar langsung di bawah bimbingan sutradara Hanung Bramantyo. Debutnya sebagai sutradara film layar lebar dimulai pada 2009 melalui Queen Bee. Sejak saat itu, namanya semakin dikenal melalui sejumlah film, di antaranya Cinta Brontosaurus (2013), Refrain (2013), Bajaj Bajuri the Movie (2014), Moammar Emka’s Jakarta Undercover (2017), serta seri film Yowis Ben (2018–2021) yang sukses besar.
Selain menyutradarai, Fajar juga aktif sebagai penulis skenario dan produser. Bersama istrinya, Susanti Dewi, ia mendirikan rumah produksi Demi Istri Production yang kemudian berkolaborasi dengan IDN Pictures. Di luar film, ia tetap menulis. Salah satu karya terbarunya adalah komik Elang Jawa yang terinspirasi dari kisah-kisah imajinatif ayahnya saat mengajaknya berkeliling candi di Yogyakarta.
Fajar Nugros menikah dengan produser Susanti Dewi dan dikaruniai seorang putri bernama Sophie Louisa. Melalui perjalanan kariernya yang dimulai dari dunia tulis-menulis hingga layar lebar, ia dikenal sebagai kreator yang produktif dan mampu menghadirkan cerita dengan sentuhan komedi, drama, serta adaptasi yang dekat dengan penonton Indonesia.