
Conny R. Semiawan adalah tokoh pendidikan Indonesia yang dikenal luas sebagai pedagog, penulis, dan pemikir di bidang ilmu pendidikan. Ia lahir pada 6 November 1930 di Ngawi, Jawa Timur. Sepanjang hidupnya, ia mendedikasikan diri untuk mengembangkan pendidikan yang berpusat pada peserta didik.
Conny menempuh pendidikan formal hingga meraih gelar doktor di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta pada 1978, menjadikannya salah satu peraih gelar doktor pertama di lembaga tersebut. Pada 1981 ia dikukuhkan sebagai guru besar perempuan pertama di IKIP Jakarta. Ia kemudian menjabat sebagai Rektor IKIP Jakarta (sekarang Universitas Negeri Jakarta) selama dua periode, dari 1984 hingga 1992. Dalam sejarah pendidikan tinggi Indonesia, ia tercatat sebagai rektor perempuan pertama di perguruan tinggi negeri.
Selain memimpin perguruan tinggi, Conny pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum di Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Salah satu kontribusi terbesarnya adalah mengembangkan konsep Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) yang menjadi bagian penting dalam Kurikulum 1984. Pendekatan ini menekankan peran aktif siswa dalam proses belajar, bukan sekadar penerima materi secara pasif.
Sebagai penulis, Conny menghasilkan banyak karya tentang pedagogi, kreativitas, filsafat ilmu, dan pengembangan otak. Beberapa bukunya yang dikenal antara lain membahas dimensi kreatif dalam filsafat ilmu, pendekatan keterampilan proses, serta strategi pengembangan otak. Ia juga menjadi guru besar di Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Pada 2015, Conny menerima penghargaan dari UNESCO atas jasanya di bidang pendidikan, kebudayaan, sains, dan komunikasi. Ia juga dikenal dekat dengan pengembangan sekolah laboratorium (Labschool) yang menjadi model pendidikan inovatif.
Conny R. Semiawan meninggal dunia di Jakarta pada 1 Juli 2021 dalam usia 90 tahun. Ia dikenang sebagai guru bangsa yang pemikiran-pemikirannya terus memengaruhi praktik pendidikan di Indonesia hingga kini.