Anand Krishna adalah pria keturunan India kelahiran Solo, Jawa Tengah, 1956. Pendidikan dasarnya dia peroleh di Lucknow di Negara Bagian Uttar Pradesh, India. Sejak usia sangat muda, melalui ayahnya, dia sudah berkenalan dengan ajaran Shah Abdul Latief, seorang mistik sufi yang ia kagumi. Di samping itu, dia juga merupakan murid termuda Sheikh Baba, mistik sufi yang hidup sehari-harinya sebagai penjual es balok. Dari Pacific Southern University, USA, dia mengantongi gelar MBA, dan kemudian dia berkutat dalam dunia bisnis modern di sejumlah perusahaan besar di Indonesia.“Dunia kebatinan” rupanya lebih menggairahkan untuk diselami sepenuh waktu hidupnya, setelah secara misterius dia sembuh dari penyakit leukemia. Untuk itu dia mendirikan padepokan yang dia beri nama Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB sejak tahun 2006), sebagai tempat kumpul bersama orang-orang yang tertarik untuk melakukan “olahrohani”.
Saat ini Anand Ashram memiliki beberapa kampus, antara lain di Yogyakarta dan Bali, serta puluhan sayap yang tersebar di seluruh tanah air, dan beberapa perwakilan di luar negeri. Karena kegiatan dan tulisan-tulisannya, dia mendapat Penghargaan Professional Excellence berupa Cultural Doctorate in Sacred Philosophy dari World University, Desert Sanctuary Campus, Benson Arizona, pada 10 Maret 1999.
Lebih dari 100.000 peserta dari puluhan negara pernah mengikuti program meditasi, Yoga, pelatihan Sufi, Zen Tao dll. di bawah bimbingannya langsung. Dan lebih banyak lagi yang telah mengikuti berbagai program di bawah bimbingan “para sahabatnya” yang dipercayai untuk itu.
Hampir 1.000.000 bukunya sudah beredar di masyarakat dan memberi inspirasi kepada pembaca Indonesia. Puluhan juta orang pernah mengikuti ceramah Anand Krishna. Mereka tersebar di Indonesia dan puluhan negara di setiap benua. Selain televisi/radio nasional/regional maupun internasional seperti CNN, Al-Jazeera, BBC, ABC, dll., kurang lebih 100 media cetak/on-line pernah meliput Anand Krishna maupun kegiatannya, seperti The Jakarta Post, The Bali Times, The New Zealand Herald, The Hindustan Times, Tamil Murasu, Kompas, Suara Pembaruan, Media Indonesia, Femina, dan Dewi.
Anand Krishna, yang meyakini bahwa pendidikan adalah proses sepanjang usia, meraih gelar Ph.D. dalam bidang Comparative Religions dari University of Sedona (USA) pada tahun 2011 dengan disertasi mengenai Transpersonal Way of Action yang telah dibukukan dengan judul Karma Yoga bagi Orang Modern. Kesibukannya terakhir adalah sebagai penggagas dan program-creator untuk sarana pendidikan online/e-learning (www.oneearthcollege.com).


