Ulasan Buku 15 Rahasia Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan Dengan Kecerdasan Spiritual oleh Mohammad Suyanto1 s.d. 1 (dari 1 ulasan)
Pada prinsipnya kegagalan merupakan keniscyaan dalam hidup, sebagaimana kesuksesan itu sendiri yang juga merupakan kepastian bagi setiap orang yang berupaya sungguh2, karena memang demikianlah hukum yang berlaku dan telah ditetapkan Allah SWT. Dalam buku ini memberikan perspektif spiritual tentang apa itu hakikat gagal dan sukses serta bagaimana prespektif spiritual itu mempengaruhi sikap kita saat mengalami kegagalan dan mengubahnya menjadi kesuksesan baik dalam bisnis maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa keseharian dan disertai contoh-contoh figur pribadi unggul yang telah sukses di bidangnya, buku ini menguraikan bahwa untuk mampu mengubah kegagalan menjadi kesuksesan itu diperlukan kesiapan mental positif yang persistence, yang dapat ditanamkan sejak dini ataupun ditanamkan sebagai kesadaran baru bagi tiap pribadi orang dewasa yang menghendaki kesuksesan dalam hidupnya. Mental positif tersebut harus mindset dan orientasi dalam hidup yang tercermin dalam beberapa bentuk karakter perilaku diantaranya; memilki sifat sabar, mampu menahan emosi, suka menolong/memberi, menerima segala sesuatu yang menimpa dirinya sebagai kehendak Tuhan yang mengandung hikmah kebaikan dan dibaliknya juga mengandung pesan untuk mengoreksi diri, mengenal diri dan Tuhannya, serta pesan untuk merubah segala sesuatunya menjadi visi yang lebih baik bagi diri dan membawa manfaatnya sebesar-besarnya bagi sesama dalam konteks "ibadah" kepadaNYA. Dengan mindset yang demikian, maka saat mengalami kegagalan akan muncul semangat diri untuk menerimanya, bertahan, dan berupaya tanpa putus asa mengubahkan menjadi sebuah kesuksesan. Diantara caranya, tersebutlah 15 cara dimaksud seperti; bagaiaman cara menyikapi dan belajar dari kegagalan (menerimanya sebagai pelajaran, tidak meyalahkan diri, orang lain, lingkungan dan Tuhan); bagaimana strategi memanfaatkan kegagalan dengan merubahnya menjadi kesuksesan (mengoreksi diri, menerima dan memaafkan apa yang salah dan telah terjadi, menyederhanakan masalah dan mencoba bangkit kembali, tetap gigih dan prasangka positif berupaya kembali, melepaskan keterbatasan diri dengan berpasrah kepada NYA. Hingga pada saatnya, cepat atau lambat kesuksesan itu akan berpihak pada kita. Mengenai hasilnya apakah itu sesuai dengan target dan rencana kita ataukah dalam bentuk kesuksesan lain sebagai gantinya adalah hal yang harus kita pasrahkan pada "takdir"NYA, dengan dasar keyakinan bahwa tiada upaya yang sia-sia, setiap usaha kebaikan yang diupayakan akan berbuah kebaikan secara berlipat ganda dan menggandakan kesuksesan itu sendiri atas "kehendak"NYA.
1
Advertisement:
|
Advertisement:
|
Riwayat Penelusuran Anda (2 Produk Terakhir yang Baru Anda Lihat) | Bersihkan Riwayat | ||
Jangan Tampilkan Lagi |
|||