Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Bisnis & Keuangan    Manajemen

The Ruthless Leader: Disiplin dan Keteguhan dalam Kepemimpinan

Berat 0.38
Tahun 2004
Halaman 268
Penerbit Erlangga
Sinopsis      Daftar Isi          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Sinopsis

Buku ini merupakan kompilasi dari tiga karya besar: 'Sang Penguasa (The Prince) karya Niccolo Machiavelli, 'Sang Pelayan (the Servant) 'karya Alistair McAlpine, dan 'Seni Perang (the Art of War) karya Sun Tzu. Ketiganya merupakan sumber yang tak ternilai bagi siapa pun yang ingin belajar untuk memahami ritual perilaku strategis yang terperinci, kompleks, rumit, dan sering kali brutal, yang terjadi sepanjang zaman. Oleh karena itu, karya ini memuat pelajaran yang sangat berharga bagi para pelaku bisnis yang ingin menjadi terdepan dalam dunia bisnis dewasa ini, yang terglobalisasi dan penuh ancaman.

Dalam Seni Perang, Sun Tzu menekankan pentingnya disiplin. Keputusan seorang pemimpin militer seringkali dianggap oleh pihak lain sebagai sesuatu yang "kejam" atau "tak berbelas kasih". Namun demikian, Sun Tzu menekankan keharusan untuk melaksanakan hal apa pun yang bisa dilakukan untuk menghindari keterlibatan dalam peperangan, dan perang dilakukan sebagai pilihan terakhir; Ia juga membahas tentang memenangkan peperangan sebelum bertarung, atau mengambil hati pihak yang dikalahkan.

Dalam Sang Penguasa, Machiavelli menekankan bagaimana menggunakan keunggulan secara politis untuk mempertahankan kendali dan kekuasaan secara mutlak, bukan pada 'kekejaman'. Artinya, melakukan apa pun yang dianggap perlu. Jika tindakan yang dianggap perlu itu dipandang oleh pihak lain sebagai "kejam", teguhlah dan jangan ambil peduli. Dalam karyanya ini, ia menyatakan bahwa manusia memiliki nafsu jahat sebagaimana keberadaan sifat kebaikan dalam dirinya, serta menunjukkan bahwa tak ada yang perlu ditakutkan dari sisi gelap manusia ini.

Dalam Sang Pelayan Alistair McAlpine berusaha mengungkap realitas kehidupan daripada mengaburkannya dengan kalimat-kalimat yang indah. Sang pelayan mengisahkan tentang seseorang yang melayani sang penguasa yang harus meyakini ideologi—Filosofi yang dibangun oleh Sang Penguasa sebagai pemimpin yang mengatur suatu Negara. Sang Pelayan, dengan diplomasi di balik layar menyebar-luaskan ideologi untuk meraih konsensus. Sang Pelayan haruslah orang yang termotivasi diri dan melayani Penguasa dengan loyalitas yang lebih tinggi kepada ideologi ketimbang loyalitas pada pribadi penguasa.

McAlpine menjelaskan bahwa masing-masing karya tersebut sangat berguna "bagi orang yang ingin mewujudkan idenya melalui organisasi apa pun dan siapa pun yang mungkin akan menjadi penguasa."
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:

Daftar Isi

ABB’s Benchstrength
Behavior (the Measure of Leadership)
Cascading Leadership
Definition of Leadership
Early Wins
Fear and Failure
Generosity
Hangings, Public
Inequality
Joint Leadership
KISS
Leaders (who’s Who in the Twentieth Century)
Management of Change (vs. Strategic Leadership)
Needs of Followers> Obsession
Paradoxes
Questions (Asking of)
R&R
Second Acts
Teaching
Up and Out (and Sideways)
Vision
What Leaders Do, a Checklist (and an Index)
X-Factor
You, the Leader
Zenith
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)