Ahli antroplogi yang tersebar diseluruh Indonesia dapat menjadi pelopor penanaman nilai-nilai multikulturalisme, antara lain dengan mendorong terbentuknya watak dan karakter yang tangguh untuk mencapai kemajuan bangsa dan Negara (Meutia F. Swasono).
Ketika antropologi Indonesia dapat menciptakan penelitian-penelitian yang digerakkan oleh kepentingan kritikal, penuh semangat mengkritisi diri, dan mengedepankan suara orang-orang, komunitas-komunitas yang ditekan pembangunan, yang di persempit ruang hidup dan identitasnya oleh kompetisi global, maka kita telah melangkah kedalam pergulatan intelektual sesungguhnya yang berarti bagi bangsa kita (S. Boedhisantoso).
Kumpulan tulisan dalam buku Perspektif Budaya ini adalah hasil upaya pengumpulan naskah naskah panel diskusi dari Koentjaraningrat Memorial Lecture sejak 2004 sampai dengan 2008. Tema besar yang disungguhkan yaitu: Ideologi dan Kebudayaan, Pembangunan Karakter Bangsa dan Kebudayaan, serta Kebudayaan dan Lingkungan.
Buku ini diterbitkan atas kerja sama dengan Forum Kajian Antropologi Indonesia (FKAI-UI) dalam mengomunikasikan pemikiran dari berbagai hasil kajian antropologi ke masyarakat luas untuk melestarikan keanekaragaman kebudayaan Indonesia lewat jalan dialog multikultural.
Bagian Pertama: Ideologi dan Kebudayaan 1. Demokrasi dan Kebudayaan -- Jakob Oetama 2. Kebijakan Otonomi Daerah: Otonomi Pendidikan dalam Perspektif Sosial-Budaya--Achmad Fedyani Saifuddin 3. Rujukan Lembaga-lembaga Demokrasi Dalam Ranah Komunitas Lokal--PM Laksono
Bagian Kedua: Terorisme dan Kebudayaan & nbsp; 1. Terorisme dan Kebijakan Penanganannya--Ansyad Mbai 2. Dimensi Internasinal Terorisme--Riza Sihbudi 3. Perang di Luar Kedaulatan ( Sovereignty ), Perdamaian di Luar Perwakilan ( Representation )--Engseng Ho
Bagian Ketiga: Penguatan Negara, Integrasi Nasional, Dan Kebudayaan 1. Penguatan Negara dan Integrasi Nasional -- Juwono Sodarsono 2. Integrasi Nasional dan Penguatan Negara Dalam Perspektif Antropologi, Kasus Papua -- Nafi Sanggenafa 3. Integrasi Nasional dan Penguatan Negara--Qodri Azizy 4. Suatu Pendekatan Budaya dan Etika Dalam Resolusi Konflik--Sulaiman Mamar 5. Nasionalisme Kenegaraan (Orde) Baru: Dikaji Ulang--Budi Susanto SJ
Bagian Keempat: Pembangunan Karakter Bangsa Dan Kebudayaan 1. Pembangunan Karakter Bangsa--Gumilar R. Somantri 2. Generasi Muda Indonesia: Siapa dan Bagaimanakah Mereka?--Selly Riawanti 3. Membangun Kembali Karakter Bangsa: Suatu Diskusi Teoretis--Achmad Fedyani Saifuddin 4. Membangun Karakter Bangsa Dalam Perspektif Papua--J.R. Mansoben 5. Kebijakan Pembangunan Karakter Bangsa: Suatu Tinjauan Prospektif--Meutia Hatta Swasono
Bagian Kelima: Kebudayaan dan Lingkungan 1. Swadaya dan Kolaboratif Komunitas Adat Dalam Melestarikan Lingkungan dan Sumber Daya Alam--Kusnaka Adimihardja 2. CSR Dalam Penyelenggaraan Lingkungan dan Sumber Daya Alam Indonesia--Noke Kiroyan 3. Praktik-praktik Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Ancaman Bencana Ekologis di Indonesia--Chalid Muhammad 4. Manusia dan Lingkungan Hidup--S. Boedhisantoso