Tidak dapat dipungkiri bahwa doktrin keselamatan (soteriologi) merupakan suatu pokok yang sering menjadi ajang perdebatan para teolog. Masing-masing menekankan pada poros yang berbeda. Peranan Allah atau peranan manusia, ataukah peranan keduanya. Hal ini menandakan betapa penting dan seriusnya arti doktrin ini dalam kehidupan umat manusia sebagai obyek penerima keselamatan itu.
Dari pihak manusia, telah sering disampaikan dan diajarkan bagaimana menanggapi keselamatan itu. Tetapi dari pihak Allah, jarang sekali terungkap dan diajarkan secara tegas. Predestinasi dan pemilihan adalah dua istilah yang menyatakan bentuk karya Allah dalam keselamatan.
Keyakinan dan cara pandang seseorang terhadap doktrin keselamatan akan berpengaruh pada perilaku maupun tanggapan manusia terhadap karya Allah. Doktrin ini juga menjadi masalah yang cukup fundamental dan esensial dalam kehidupan menggereja, khususnya yang berhubungan dengan pelaksanaan amanat pemberian Kabar Baik atau Mandat Agung yang diterimanya dari Tuhan Yesus yang menjadi Kepala Gereja.
Dalam buku ini penulis bermaksud membuka jendela agar Anda dapat memperoleh suatu nuansa baru dan dapat melihat cakrawala indah yang terpancar dari karya Allah Sang Pencipta yang Mahakuasa, Mahatahu, Maha Bijaksana dan penuh kasih setia dalam menganugerahkan keselamatan bagi manusia berdosa yang tidak berdaya.