belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
 TroliKeinginan
Buku    Sejarah, Budaya & Filsafat    Budaya

Uchi dan Soto: Budaya Jepang dari Keluarga ke Korporasi

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.53 kg
Tahun 2019
Halaman 280
ISBN 9786020627922
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
   Buku Sejenis
 
Harga:Rp95.000
Tersedia:Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Orang Jepang dikenal sebagai suku bangsa yang memiliki nilai-nilai yang mengagumkan dalam kebudayaan, falsafah hidup, tata krama, hingga tata kelola diri kala menghadapi bencana alam terburuk. Sifat ini hanya mungkin muncul dengan bentukan budaya yang ditanamkan sejak masa kanak-kanak dalam sebuah keluarga inti, dan terus disemai hingga dewasa.

Cukup banyak orang mengagumi kebudayaan Jepang dan ingin mempelajarinya. Namun karena budaya dan Bahasa Jepang terlihat jauh dari budaya kita, rasanya jadi rumit dan sulit. Dengan bantuan buku ini, kerumitan itu akan terurai. Semua aspek dibahas dengan pendekatan secara langsung oleh orang Indonesia yang pernah tinggal dan menimba ilmu di Jepang; yang hingga kini berkerja sama dan berinteraksi dengan bangsa Jepang.

“Buku yang saya sarankan untuk dibaca bagi pembelajar, peminat dan pemerhati Jepang, yang juga dapat dijadikan modal dalam berinteraksi dan memahami orang atau bangsa Jepang. Cakupan yang jelas dan mudah dibaca dari berbagai aspek budaya Jepang dengan penjelasan tentang akar sejarah dan praktik kontemporer. Penulis menyoroti aspek menonjol mulai dari sejarah dan konsep substansial budaya dan perilaku sosial Jepang yang tentu saja termasuk pemikiran di dalamnya, sehingga membawa Jepang seolah-olah dunia tersendiri.”
—Bambang Wibawarta,
Guru Besar Sastra Jepang Fakultas IImu Budaya, Universitas Indonesia

“Membaca buku ini ibarat memasuki gerbang mini ke negeri matahari terbit. Kang Hasan dengan efektif membonsai pengalaman pribadi dan pengetahuan tentang Jepang di sini. Wajib dibaca siapa pun yang ingin memahami A to Z budaya Jepang!”
— Bagio Kertorahardjo, pengusaha dan pemerhati budaya Jepang
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)