Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanJual Buku AndaTentang KamiHubungi Kami
Buku    Hobi & Keterampilan    Masakan

Tuti Soenardi: 48 Tahun Mengabdi dan Berkarya di Dunia Gizi dan Kuliner (100 Resep Masakan dan Kue Indonesia)

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 1.25
Tahun 2018
Halaman 286
ISBN 9789792262759
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
   Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Sinopsis

Pada era 1980-an, di tanah air belum beredar satu pun majalah yang mampu menjadi "kawan yang tepat" bagi para ibu muda. Melihat fakta itu, kami pun menerbitkan majalah Ayahbunda, yang berfokus pada penyampaian beragam informasi yang "harus" para ibu muda ketahui karena seiring perkembangan zaman tuntutan akan pengetahuan mengenai makanan serta kesehatan bayi dan balita tak bisa lagi dielakkan. Kami pun menghubungi Ibu Tuti Soenardi yang kami kenal sebagai ahli gizi, penulis, serta pencipta resep-resep inovatif. Yang terjadi selanjutnya adalah kami merasa begitu beruntung berkesempatan menampilkan beliau sebagai konsultan gizi. Ibu-ibu muda tidak lagi hanya menghidangkan "resep leluhur" berupa bubur, bayam, wortel, dan hati ayam yang dihaluskan kepada buah hati mereka, tetapi juga resep-resep baru dari seorang pakar gizi dan kuliner ternama.
---Mirta Karto Hadiprodjo, Femina Group

Berpuluh tahun Ibu Tuti Soenardi tanpa pamrih berbakti, menebarkan pengetahuan mengenai pentingnya unsur gizi bagi kesehatan serta menyajikannya dalam seni kuliner yang baik. Ibu Tuti dengan kesungguhan hati memadukan kedua unsur tersebut sehingga bisa memberikan pencerahan kuliner untuk membina kesehatan.

Banyaknya informasi tentang tren makanan bergizi serta rendah kalori membuat masyarakat merasakan kebingungan terhadap masakan tradisional. Sejumlah makanan yang telah diwariskan secara turun-temurun dianggap terlalu banyak mengandung lemak jenuh, santan, unsur hewani, dst. Pandangan itu akhirnya membuat banyak orang cenderung menjauhi makanan tradisional. Padahal, sebenarnya banyak bahan makanan merakyat yang sehat. Di sinilah peran besar seorang Tuti Soenardi diperlukan dan begitulah saya sebagai praktisi dan pengamat kuliner tradisional Indonesia (yang bukan ahli gizi) mencoba mengerti serta memahami berbagai fakta melalui kiat-kiat yang diberikan ahli gizi yang satu ini.
---William W. Wongso, Pengamat Kuliner Tradisional Indonesia
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)