Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanJual Buku AndaTentang KamiHubungi Kami
Buku    Novel & Sastra    Sastra & Cerpen

Tembang Talijiwo

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.49
Tahun 2020
Halaman 264
ISBN 9786023919123
Penerbit Diva Press
   Buku Sejenis
 
Harga: Rp79.200 Rp88.000
(Diskon 10%)
Tersedia:
Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Bubur ayam diaduk dulu atau tidak? Sia larut ke tengah-tengah kancah perebutan kebenaran ala medsos itu. Atau kau akan menepinya? Kita ketemuan. DI sana ada senja yang kubingkiskan padamu, kubingkis tanpa bungkus, karena langit lebih tulus dari kertas kado mana pun. Dan kopi. Dan buku sederhana ini. Dan garis cakrawala, ketemuan langit dan bumi yang telah digariskan menjadi takdir.

Tak suka kopi? no problemo. Di sana hampir semuanya terserah maumu. Mau teh saja, wedang jahe, jus, atau ciu dan menjadi anak indie? Biar kedewasaanmu yang mengurusnya. urusanku buatmu cuma menembang. Tepatnya mengingatkan kembali tembang-tembangmu sendiri. Tembang tentang kekasih, tentang rasa kangen, tentang negeri yang lucu, sedikit norak namun kangen-able .... Juga tembang yang penasaran: Udang yang sudah busuk dijadikan terasi, masih sama lezatnya dengan cinta yang sudah putus disatukan kembali?

Itulah tembang Talijiwo. Tembangmu sendiri. tembang yang kancah perebutan kebenaran membuatmu terlena dan melupakannya. Ya, mengembalikan seluruh kenanganmu, termasuk kenanganmu kepada (mantan) Kekasih. Itu saja. Sama sekali tiada maksud tembang Talijiwo ini mengajakmu menangis. Ah, seperti ia menitipkan kenangan kepadamu, titipkan juga tangismu kepada dunia. Itu baru adil. Mantan-mantanmu biarkan menjadi airmatamu, tapi jangan pernah boleh menjadi tangismu.

Heuheuheu .... Baiklah! Semoga caraku membawakan tembang talijiwo ini bisa mengubah seluruh perasaanmu menjadi airmata tersendu dalam sejarah, dan tak membawamu terjerumus ke jurang tangis.
(Kembali Ke Atas)

Buku Sejenis

Almustafa
Kahlil Gibran
Secangkir Coklat Panas
Kembangmanggis
Arus Bawah
Emha Ainun Nadjib
Pohon Sidrah
Kuswaidi Syafi'i
Perempuan: Kumpulan Cerita Pendek
Mochtar Lubis
(Kembali Ke Atas)