| Tweet |
|
|
||||||||||||||||||||
Richard Sinaga Rp80.000 | T.M. Sihombing Rp75.000 | Richard Sinaga Rp50.000 |
Bukan secara kebetulan buku ini dibuat. Sudah sejak lama, Pdt. Daniel Partolongan Panjaitan mendapat penglihatan (Visi Spiritual Injil) yang ingin ditulis dalam sebuah buku untuk disampaikan kepada semua umat Kristen, khususnya Orang Batak agar mengetahuinya dan dapat menerima berkat Urapan Roh Kudus (Urapan Profetik), mengingat suku-suku Batak adalah Umat Pilihan Allah.
Buku ini mengajarkan bagaimana caranya supaya semua orang Batak dapat memperbaharui hati dan fikirannya, agar segera mampu keluar menginggalkan kebiasaan yang mencampur-adukkan kuasa Tuhan dengan kuasa yang datang bukan dari Tuhan. Hal itu adalah sangat bertentangan dengan yang diajarkan oleh Tuhan, untuk tidak menjadi suam-suam kuku. Yang benar adalah: Kuasa yang Tidak berasal dari Tuhan, akan ditrobos oleh kuasa ke-Ilahian Yesus Kristus, Tuhan kita. Pekerjaan keseharian berupa kebaktian atau adat-istiadat dengan ritual pola lama akan segera berganti menjadi ritual kebangunan rohani yang didominasi oleh kuasa Tuhan, sehingga sinyalemen tentang suku bangsa Batak yang berlindung dibalik kekristenannya akan sirna berganti dengan kegemaran untuk berkomunikasi dengan Tuhan-nya, baik melalui "Firman yang Tertulis" yaitu: Injil Tuhan, maupun terhadap "Firman yang sudah Menjadi Manusia, yang sudah Bangkit dan Terangkat ke Sorga" yaitu: Tuhan Yesus Kristus.
"Tsunami, gempa, dan banjir bandang, adalah peristiwa alam yang perlu kita cari jawaban profetiknya, agar kita mampu membuat struktur penginjilan yang adaptif dengan realita kehidupan masyarakat senyatanya. menerobos dan merubah Struktur Gereja Tradisional. Itulah yang kita kehendaki, agar suku bangsa batak Umat Pilihan Tuhan mencintai Tuhan Yesus Kristus secara benar dan segera meninggalkan kedagingan yang selama ini telah membelenggu suku bangsa Batak dalam kebiasaan ritualnya. Dan sebaliknya, "Berkat yang Melimpah akan Mengiringi Jalan Hidup Orang Batak" yang percaya bahwa: "Suku-bangsa Batak adalah Umat Pilihan Tuhan, Gemar Bermazmur dan Memuji Tuhan, serta Saling Menolong dan Mengasihi Satu-sama Lainnya." Dan dengan anugrah kesatu-hatian yang diterimanya dari Tuhan, sekaligus juga mengandung tanggung-jawab menjadi saluran berkat sebagai "Soko Guru Kesatuan dan Persatuan Bangsa Indonesia.
Penulis:
Sebagai seorang mantan PNS yang pernah menjabat Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan - Departemen RI, Marudin SM Simanihuruk percaya bahwa kasih Tuhan sungguh luar biasa terhadap umat-Nya. Meskipun penulisan buku ini dilakukan didalam Rumah Tahanan, ada suka cita yang Tuhan berikan, yaitu kerinduan agar "Tanah Pusaka (Bona Pasogit) Suku-bangsa Batak" segera menanggalkan predikat kemiskinannya, menjelma menjadi Tanah Pusaka sebagaimana "Janji Tuhan kepada Bangsa yang Bertobat," yang tertulis dalam Yoel 2 ayat 18 sampai dengan 22.
Raymond Michael Menot | Bungaran Antonius Simanjuntak | Hein Steinhauer | Syaiful Amri | Irwan Abdullah |
Riwayat Penelusuran Anda (3 Produk Terakhir yang Baru Anda Lihat) | Bersihkan Riwayat | |||
Jangan Tampilkan Lagi |
||||