Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Masuk Akun
Pesanan
 Troli
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanJual Buku AndaTentang KamiHubungi Kami
Buku    Hukum    Hukum Bisnis
Seri Hukum Perikatan: Perikatan yang Lahir dari Undang-Undang

Seri Hukum Perikatan: Perikatan yang Lahir dari Undang-Undang

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.21
Tahun 2005
Halaman 230
Ukuran 13,5 x 20,5 cm
Penerbit Rajawali Pers
   Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Pengantar Ilmu Hukum
R. Soeroso
Rp97.200 Rp108.000
Hukum Adat Indonesia
Soerjono Soekanto
Rp90.000 Rp100.000
Hukum Tata Negara Indonesia (Edisi Revisi)
Ni'matul Huda
Rp81.000 Rp90.000
Kriminologi
Topo Santoso
Rp31.500 Rp35.000
Lainnya+   

Sinopsis

Dengan langkanya kajian mengenai kasus-kasus perikatan yang lahir dari undang-undang, buku ini dapat memberi manfaat, baik dari sudut teoretis akademis maupun dari sisi praktis sehingga bermanfaat tidak hanya bagi para dosen, mahasiswa dan peneliti, tetapi juga para praktisi hukum, konsultan hukum dan notaris, serta para pemerhati hukum lainnya.

Titik berat bahasan pada buku seri hukum perikatan ke enam ini terletak pada tiga jenis perikatan yang lahir dari undang-undang hukum perdata. Pertama, berkenaan dengan pengurusan kepentingan orang lain tanpa perintah yang bersangkutan (zaakwaarneming) yang meliputi definisi, jenis, definisi serta hak dan kewajiban gestor dan dominus, serta berakhirnya zaakwaarneming. Kedua, berkenaan dengan pembayaran yang tidak terhutang, yang mengakibatkan terjadinya penambahan kekayaan secara tidak langsung kepada pihak lain. Dibahas pula tentang kewajiban pihak yang menerima pembayaran yang tidak terhutang dan hak retensi pada pembahasan jenis kedua tersebut.

Diakhir buku, penulis membahas perbuatan melawan hukum yang menimbulkan perikatan. Mulai dari defenisi, jenis, kerugian, kesalahan, alasan pembenaran dan pemaafan dalam kasus perbuatan yang melanggar hukum hingga bentuk pertanggungjawaban atas perbuatan tersebut.

(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)