belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
Pesanan
 Troli
Buku    Buku Islam    Islam Umum

Perempuan yang Menggetarkan Surga

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.39 kg
Tahun 2015
Halaman 276
ISBN 9786022910008
Penerbit Bentang Pustaka
   Buku Sejenis
 
Harga:Rp45.900
Harga Normal:Rp54.000
  Diskon 15%
Tersedia:Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Khadijah, istri yang menempuh jalan setia kepada suaminya tatkala tak seorang pun mempercayainya.

Maryam, perempuan yang mengazamkan diri untuk ikhlas menerima ujian kehamilan tanpa adanya seorang suami demi melahirkan seorang nabi.

Asiyah, permaisuri yang tetap teguh memegang akidah meski suaminya berbuat zalim.

Fatimah, putri Rasulullah yang tetap rendah hati dan hidupnya mau bersusah payah.

Keempat perempuan tersebut telah tercatat dalam Al-Quran dan hadis sebagai perempuan yang dijamin masuk surga. Teladan yang diberikan bukanlah sesuatu yang sulit dicapai karena mereka sejatinya perempuan biasa sepertu pada umumnya. Kisah perjuangan dan amalan mereka disajikan dalam buku ini untuk menggugah kita semua, bahwa siapa pun berhak untuk dapat menggetarkan surga.

 

TENTANG PENULIS
Haris Priyatna adalah mantan Editor in Chief Penerbit Mizan yang kemudian aktif menulis sendiri. Buku-buku karyanya diterbitkan oleh berbagai penerbit terkemuka, antara lain Ufuk Press, Pustaka Hidayah, dan Mizan. Beberapa judul di antara karya-karyanya adalah: Kebiadaban Zionisme
Israel dan Azim Premji, “Bill Gates” Muslim dari India. Selain menulis buku, Haris juga telah menerjemahkan puluhan buku untuk berbagai penerbit seperti Mizan, Serambi, Gramedia, Ufuk, Lentera Hati, dan Alvabet. Di media massa, Haris pernah dikenal sebagai penulis tetap kolom “Selisik” Republika. Ia juga menulis artikel-artikel di berbagai surat kabar—termasuk Kompas—seputar politik
internasional, terutama yang terkait dengan Dunia Islam.


Lisdy Rahayu adalah nama singkat dari Liswidyawati Rahayu. Ia adalah ibu dari dua orang putri. Sejak kuliah, ia selalu aktif dalam kegiatan dakwah. Kini, mantan aktivis  sosial ini sangat produktif dalam menulis buku. Sudah lebih dari 30 buku yang ia hasilkan. Buku-buku karyanya antara lain diterbitkan oleh Gema Insani Press (GIP), Salamadani, dan Agromedia—sebagian besar adalah buku-buku anak Islami. Salah satu karyanya, yaitu Princess Akhlak (Qibla-BIP, 2012) menjadi national bestseller.

Endorsement

“Saya, Anda, dan siapa pun pasti ingin menjadi penghuni surga. Keinginan itu akan semakin kuat ketika kita mampu memvisualisasikan nikmat surga itu. Bertemu Allah dan Rasulullah di dalam surga-Nya adalah puncak kenikmatan yang sangat kita dambakan. Membaca buku ini akan semakin menguatkan keinginan kita untuk menjadi penghuni
surga. Lantaran buku ini pula, kita terdorong untuk terus membekali diri dengan ibadah dan amal saleh terbaik agar kelak kita termasuk hamba yang diperkenankan untuk memandang ‘wajah’ Allah, bertemu Rasulullah, dan berkumpul dengan keluarga di surga Allah kelak. Amin, Ya Rabbana. Salam cinta karena Allah.”
—Salmiah Rambe, ustazah, politisi perempuan

“Saat itu, suami saya tengah dikerumuni bidadari di surga. Tiba-tiba, saya muncul dari balik istana yang terbuat dari emas permata, dan para bidadari berlarian karena silau akan keindahan paras saya yang mengalahkan kemuliaan mereka. Oh, apakah itu hanya mimpi? Tidak, itu adalah sesuatu yang bisa saya raih, asalkan saya konsisten dengan
amalan-amalan kebaikan. Buku ini dapat men-charge sekaligus memotivasi saya untuk bersaing dengan para bidadari di surga.”
—Afifah Afra, novelis

“Buku tentang teladan masyhur perempuan-perempuan utama ini layak disimak. Sebagai penyejuk mata, sekaligus penunjuk arah. Mereka membuat kita iri dan berharap kelak menjadi salah seorang penghuni surga-Nya dengan gelar bidadari. Buku yang tepat bagi kaum perempuan, baik para bunda maupun remaja putri.”
—Sinta Yudisia, pegiat FLP & founder PELITA, penulis Kitab Cinta & Patah Hati dan lebih dari 45 buku

“Di satu sisi perempuan tak pernah habis untuk dibicarakan, tetapi di sisi lain dirinya selalu berujung pada rasa miris dan keprihatinan. Kondisi zaman telah menggerus dan menyeret citra dan keberadaan tiang negara ini. Oleh karena itulah, diperlukan teks-teks terbuka untuk mengampanyekan lagi ihwal keteladanan. Dan, buku ini adalah sebuah ajakan sekaligus cerminan untuk kembali pada fitrah dan tugas suci keperempuanan.”
—M. Irfan Hidayatullah, munsyid, sastrawan, Dosen Sastra Unpad

(Kembali Ke Atas)
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Nalar Ayat-Ayat Semesta: Menjadikan Al-Quran sebagai Basis Konstruksi Ilmu Pengetahuan
Agus Purwanto
Rp101.150 Rp119.000
Andakah Perempuan Malang Itu?: Dosa-dosa Ibu Terhadap Anak dan Dosa-dosa Istri Terhadap Suami yang Menyebabkan Celaka di Akhirat
Syauqi Abdillah Zein
Rp28.900 Rp34.000
Filsafat Umum
Asmoro Akhmadi
Rp39.600 Rp44.000
Ngaji Quran di Zaman Edan: Sebuah Tafsir untuk Menjawab Persoalan Mutakhir
Ziauddin Sardar
Rp85.000 Rp100.000
Mengintip Alam Gaib: Rahasia Malaikat, Jin, dan Setan Menurut Al-Quran dan Sunnah
Aep Saepulloh Darusmanwia..
Rp34.000 Rp40.000
(Kembali Ke Atas)