belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
 TroliKeinginan
Buku    Sosial & Politik    Sosial

Pencegahan Kejahatan di Perumahan: Warning Perumahan Dalam Penjagaan

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.25 kg
Tahun 2015
Halaman 198
ISBN 9789794619117
Penerbit Yayasan Obor Indonesia
   Buku Sejenis
 
Harga:Rp30.000
Harga Normal:Rp60.000
  Diskon 50%
Tersedia:Dikirim hari ini bila pembayaran diterima SEBELUM pukul 15.30 WIB. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Buku ini membahas tentang pencegahan kejahatan di perumahan dengan berbasis pada beberapa pendekatan pencegahan kejahatan, khususnya pendekatan situasional dan kemasyarakatan. Dalam buku ini juga dibahas salah satu model dari pendekatan situasional yang tidak bisa dilepaskan dari pendekatan berbasis masyarakat, yaitu ruang yang terjaga (defensible space). Pendekatan situasional lebih menekankan pada intervensi terhadap peluang/kesempatan dilakukannya kejahatan, sementara pendekatan berbasis masyarakat lebih menekankan pada pemberdayaan masyarakat dalam melakukan pencegahan kejahatan secara kolektif dan mandiri.

Pesan yang ingin disampaikan dalam buku ini adalah bahwa mecegah kejahatan itu tidak cukup hanya dengan menghukum pelakunya dan menyerahkan kepada polisi serta penegak hukum lainnya, sehingga kita harus menunggu terjadinya kejahatan dulu baru ditanggulangi. Tetapi yang jauh lebih penting dari itu adalah mengupayakan supaya kejahatan tidak terjadi. Untuk itu perlu berbagai upaya bersama secara kolektif dalam melakukan pencegahan kejahatan, khususnya di lingkungan perumahan. Hal ini penting dilakukan karena masyarakatlah yang lebih mengetahui apa yang terjadi di lingkungannya dan seharusnya masyarakat pula yang lebih mengetahui langkah-langkah apa yang dapat dilakukan. Karena itu meberdayakan masyarakat dalam melakukan pencegahan kejahatan secara mandiri dan kolektif harus menjadi pilihan utama.

Buku ini penting bagi semua orang, karena perumahan adalah kebutuhan dasar bagi semua orang. Selain itu buku ini juga penting bagi semua pihak yang memandang  bahwa kejahatan adalah masalah kehidupan yang sering kali mengganggu aktifitas sehari-hari, dan karenanya harus ada upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya. Walaupun di lain pihak kejahatan juga harus dipandang tidak hanya berdampak negatif tetapi juga punya fungsi yang positif, salah satunya adalah dapat menumbuhkan kohesifitas sosial dan sekaligus dapat digunakan untuk mengukur kinerja dari penegak hukum.

(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)