Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Masuk Akun
Pesanan
 Troli
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanJual Buku AndaTentang KamiHubungi Kami
Buku    Psikologi & Pengembangan Diri    Pengembangan Diri

Pemulihan Jiwa 2: Aku Ada Karena Aku Penting

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.29
Tahun 2012
Halaman 134
Penerbit Transmedia Pustaka
   Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?
1

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Kamus Inggris - Indonesia (Soft Cover)
John M. Echols
Rp126.000 Rp140.000
Penerapan Ilmu Kedokteran Forensik dalam Proses Penyidikan
Abdul Mun'im Idries
Rp125.000
Metode dan Teknik Menyusun Proposal Penelitian
Riduwan
Rp63.000 Rp70.000
Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya (Edisi 2)
Saifuddin Azwar
Rp36.000 Rp40.000
Lainnya+   

Sinopsis

Orang yang menyakitimu adalah orang yang dipinjam untuk membentuk kedewasaanmu.
*
Bila kamu membencinya berarti kamu menolak rencana pendewasaanmu yang telah dirancang Tuhan untukmu.
*
Untuk menjadi dewasa tidak bisa hanya hasil dari harapan, tetapi hasil dari proses bentukan. Dibentuk dari rasa sakit.
*
Tanpa kamu sadari, kamu pun sering "dipinjam" untuk menyakiti orang lain untuk membentuk dia.
*
Dan ketika dia membencimu, itu sama dengan dia menolak proses pendewasaannya.
*
Berterima kasihlah pada orang-orang yang telah menyakitimu. Mereka membesarkanmu!
*
Kesuksesan menyertai kedewasaan, semakin aku dewasa semakin aku sukses.

Buku ini adalah sebuah surat dari sahabat. Sahabatku yang membaca buku ini, aku ingin kamu merasakan sebuak getaran jiwa yang kualami.
Apa yang kita kejar?
Sebuah kesadaran. Sadar bahwa kamu berharga! Sadar bahwa kamu diinginkan! Sadar
bahwa Tuhan menyayangimu, jauk lebih besar dari yang pernah kamu duga dan harapkan.
INILAH, ALASAN TERKUAT MENGAPA KAMU HARUS TETAP TEGAR DAN BAHAGIA!!!
Buku ini bukan teori, melainkan sebuah cermin bagi kita, cermin dari sebuah perjuangan hidup yang telah berhasil keluar dari perasaan tak bermakna, perasaan marah, dan perasaan sedih yang sesungguhnya hanya ilusi. Saya doakan Anda yang membaca buku ini dapat selalu bahagia dan sukses. Amin.
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)