Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Masuk Akun
Pesanan
 Troli
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanJual Buku AndaTentang KamiHubungi Kami
Buku    Buku Islam    Islam Umum

Mengintip Lagi Iman Kita

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.35
Tahun 2018
Halaman 264
ISBN 9786020449197
Penerbit Quanta
   Buku Sejenis
 
Harga: Rp62.800
Tersedia:
Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Hidup mulia merupakan dambaan setiap orang. Kemuliaan seorang mukmin tidak terletak pada bilangan harta yang dimilikinya, namun berada pada sejauh mana ia dapat melawan gejolak nafsunya. Mengamalkan berbagai ajaran agama yang telah disampaikan oleh Rasulullah saw., dan menjauhkan diri dari berbagai kemaksiatan dan dosa, merupakan sumber kemuliaan seorang mukmin.

Itulah sejatinya fitrah manusia. Fitrah manusia selalu menginginkan kebaikan dan amal saleh. Namun nafsulah yang memalingkan manusia dari fitrahnya, sehingga gemar melakukan apa yang dibisikkan oleh nafsu kejelekannya. Allah berfirman di dalam surah Yusuf: 53, “Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.”

Sebagian manusia masih menyadari kesalahannya ketika melakukan kemaksiatan, namun belum mampu mengalahkan dorongan nafsu yang demikian besar dari dalam hatinya. Sebagian yang lain, dikarenakan hatinya sudah tertutup oleh banyaknya dosa-dosa yang selalu mereka lakukan, maka mereka sudah tidak lagi menganggap bahwa kemaksiatannya adalah kesalahan. Bahkan tipe manusia seperti ini selalu mencari-cari kesempatan untuk melakukan berbagai kemaksiatan kepada Allah taala.

Buku sederhana ini, berisi himpunan renungan harian yang ditulis dengan bahasa yang sederhana, guna menghindarkan kejenuhan membaca bacaan yang panjang. Buku ini bertujuan untuk mengupayakan kesadaran diri agar senantiasa tergerak melakukan berbagai amal-amal saleh yang merupakan fitrah manusia beriman. Ketika seseorang telah mampu menggapai fitrahnya tersebut, maka kemulian sejati akan berhasil ia raih, baik kemuliaan hidup di dunia ini, dan terlebih kenikmatan hidup di akhirat kelak. Selamat membaca!
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)