belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
 Troli
Buku    Sosial & Politik    Pemerintahan

Menghitung Kerugian Keuangan Negara dalam Tindak Pidana Korupsi (Edisi 2)

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.83 kg
Tahun 2018
Halaman 394
Penerbit Salemba Empat
   Buku Sejenis
 
Harga:Rp134.910
Harga Normal:Rp149.900
  Diskon 10%
Tersedia:Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Edisi pertama buku ini menyajikan hasil penelitian 15 kasus Tipikor (tindak pidana korupsi) dengan kerugian keuangan negara yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid Pertama. Dalam edisi itu, Penulis juga memperkenalkan REAL Tree untuk memetakan sumber-sumber kerugian yang dapat diidentifikasi pada laporan keuangan APBN atau APBD (akun Revenue atau Receipt dan Expense atau Expenditure, tergantung apakah laporan disusun dengan accrual basis atau cash basis) dan pada neraca Pemerintah Pusat dan Lembaga maupun Pemerintah Daerah (akun Asset dan Liability). REAL merupakan singkatan akun-akun tersebut.

Sepuluh tahun setelah penelitian di atas, terjadi banyak perubahan. Kasus-kasus kerugian keuangan negara dalam Tipikor bukan dalam ukuran Miliaran rupiah saja, melainkan sudah menembus angka Triliunan rupiah. Corruptors fight back, kriminalisasi terhadap KPK, Pengadilan Praperadilan (calon Kapolri, mantan Ketua BPK, dan lain-lain), perintah hakim tunggal kepada KPK untuk menangani kasus mantan Presiden Boediono), dan Pansus DPR, untuk menyebut beberapa contoh, meningkatkan drama di dalam dan di luar pengadilan.

Edisi kedua buku ini mengangkat tema drama ini dan menggunakannya untuk menjelaskan perhitungan kerugian keuangan negara yang beragam, dan bukan seragam (atau baku). Kasus-kasus para pihak di Pengadilan (seperti dijelaskan dalam dalil-dalil Prof. M. Trapman: Hakim, Jaksa, Penasihat Hukum, Terdakwa) bahkan dokter rumah sakit (kasus obstruction of justice) dan beberapa akuntan BPK (dalam berbagai kasus, di antaranya Audit Firdaus), meningkatkan intensitas perseteruan (atau suasana adversarial yang digambarkan auditor investigatif Larry Crumbley).

Drama ini tercermin dalam berbagai bentuk. Di antaranya dalam kasus-kasus yang berakhir di tingkat penyidikan (pasca diumumkannya beberapa tersangka) dan persidangan dengan banyak terdakwa pengadilan yang memakan waktu bertahun-tahun. Pada giliran berikutnya, ini berdampak pada perhitungan kerugian keuangan negara yang beraneka ragam. Juga ada secercah harapan. KPK menjadikan korporasi (BUMN) sebagai tersangka. Kerusakan lingkungan masuk perhitungan kerugian keuangan negara. Dan, penyidikan dugaan kasus korupsi hasil DPA (deferred persecution agreement) Rolls Royce dan SFO yang membawa KPK menyidik tersangka mantan Dirut Garuda Indonesia dan tersangka-tersangka lain. Tiga kasus ini, masih di tingkat penyidikan oleh KPK. Apakah harapan akan menjadi kenyataan? Ini tentunya bergantung pada putusan hakim yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Edisi kedua ini juga menyajikan saran-saran untuk mengatasi perhitungan yang menggunakan konsep nyata dan pasti dan cara mengungkapkan (perhitungan kerugian perekonomian negara).
(Kembali Ke Atas)
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Koleksi Resep Sambal & Saus
Budi Sutomo
Rp166.500 Rp185.000
Sambal Maknyus Warisan Nusantara Bikin Ketagihan
Tiya A.M.
Rp70.200 Rp78.000
Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak (Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak) SMK/MAK Kelas XI
Patwiyanto
Rp74.700 Rp83.000
All New Big Book TOEFL
Agus Priyanto
Rp130.500 Rp145.000
All New Big Book Psikotes
Tim Garuda Eduka
Rp103.500 Rp115.000
(Kembali Ke Atas)