Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Masuk Akun
Pesanan
 Troli
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Teknik & Ilmu Pengetahuan    Teknik

Komunikasi Grafis Arsitektur & Lansekap

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.30 kg
Tahun 2006
Halaman 160
Ukuran 17,5 X 25 cm
ISBN 9795267027
Penerbit Bumi Aksara
Daftar Isi    Buku Sejenis
 
Harga:Rp64.350
Harga Normal:Rp71.500
  Diskon 10%
Tersedia:Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Buku Komunikasi Grafis Arsitektur dan Lansekap ini ditulis berdasarkan inspirasi dari buku Larch 204 Notebook karangan Norman K. Booth yang dikeluarkan oleh The Ohio State University Amerika.

Pada dasarnya grafis sebagai alat komunikasi para perancang/arsitek, mempunyai 3 (tiga) pola yaitu pertama, komunikasi grafis antara perancang/arsitek dengan pemberi pekerjaan/proyek, kedua, komunikasi grafis antara perancang/arsitek dengan sesama perancang atau rekan profesi sejawat, dan ketiga, komunikasi grafis antara perancang/arsitek dengan para pelaksana lapangan.

Pola pertama, komunikasi grafis berbentuk gambar-gambar perspektif terukur (bird eye view, man eye view, axonometri), sketsa-sketsa tiga dimensional proporsional, dan lebih menarik apabila disajikan dengan berwarna. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pemberi pekerjaan atau masyarakat guna membayangkan rencana rancangan yang diusulkan.

Pola kedua, komunikasi grafis berbentuk konsep, tabel-tabel, bentuk buble diagram, flow chart, sketsa gagasan, tanda-tanda panah, diagram, tabel, gambar potongan, dan detail rincian suatu masalah. Pola kedua ini dipergunakan untuk berkomunikasi antara sesama rekan profesi sejenis.

Pola ketiga, adalah komunikasi grafis yang diperuntukkan bagi para pekerja/pelaksana proyek di lapangan. Gambar harus dibuat jelas, rinci dan akurat. Hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran, skala, garis-garis ketebalan dalam gambar, notasi, tanda positif atau negatif, ketinggian level tanah. Gambar dalam pola ketiga ini biasanya disebut dengan gambar kerja, as built drawing.

Buku ini akan membahas tentang komunikasi grafis yang terkait pada ketiga pola di atas. Penulis mengharapkan agar bahasan selanjutnya bermanfaat bagi kalangan profesional/praktisi yang bergerak dalam bidang perancangan tapak, baik praktisi arsitek bangunan, arsitek lansekap, maupun profesi yang terkait.

Materi buku, terbagi dalam tiga belas bab yang menguraikan berbagai pendekatan grafis dalam berkomunikasi antar/atau sesama profesi.

(Kembali Ke Atas)

Daftar Isi

BAB 1 PRINSIP DASAR KOMUNIKASI GRAFIS

BAB 2 PRESENTASI KOMUNIKASI GRAFIS

A. Presentasi Komunikasi Grafis Sesama Arsitek Lansekap atau Disiplin Ilmu Sejenis
B. Presentasi Komunikasi Grafis dengan Pemberi Tugas atau Masyarakat
C. Komunikasi Grafis antara Arsitek dengan Pelaksana Pembangunan
D. Ilusi dan Persepsi Gambar

BAB 3 SIMBOL GRAFIS

A. Penggambaran Simbol Pohon dengan Rendering Dedaunan
B. Penggambaran Simbol Pohon Tanpa Rendering Dedaunan
C. Penggambaran Simbol Pohon dengan Percabangan
D. Penggambaran Simbol Pohon Berjenis Evergreen
E. Penggambaran Tanaman Penutup (Ground Covers)
F. Penggambaran Susunan Batu Alam dan Gravel
G. Penggambaran Susunan Batu Bata dan Papan sebagai Dinding
H. Penggambaran Potongan Simbol Pohon (dengan Menampilkan Arsir Dedaunan)
I. Penggambaran Potongan Simbol Pohon (dengan Menampilkan Struktur Batang dan Ranting)
J. Penggambaran Potongan Simbol Pohon Berjenis Evergreen
K. Gambar Potongan dan Tampak
L. Gambar Simbol Grafis Lainnya

BAB 4 PROSES GRAFIS

BAB 5 CONTOH GRAFIS

BAB 6 GAMBAR RENCANA TAPAK

A. Apakah yang Dimaksud dengan Gambar Rencana Tapak
B. Mengapa Diperlukan Adanya Gambar Rencana Tapak
C. Apakah yang Biasanya Ditampilkan dalam Gambar Rencana Tapak
D. Bagaimana Menggambarkan Objek dalam Gambar Rencana Tapak untuk Membedakan Satu dengan Lainnya

BAB 7 GAMBAR TAMPAK
A. Pendahuluan
B. Fungsi Gambar Tampak dalam Perancangan Arsitektur Lansekap
C. Proses Gambar Tampak Atas/Denah, Tampak Depan, dan Tampak Sam- Ping

BAB 8 GAMBAR POTONGAN

A. Pendahuluan
B. Mengapa Diperlukan Gambar Potongan
C. Tahapan dalam Membuat Gambar Tampak
D. Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menggambar Tampak
E. Membuat Gambar Potongan

BAB 9 DASAR KOMPOSISI DESAIN

BAB 10 PROSES RANCANGAN SEDERHANA

A. Komunikasi dengan Pemilik
B. Analisis dan Penelitian (Termasuk Kunjungan ke Lapangan)
C. Tahap Perancangan

BAB 11 HURUF DAN ANGKA

A. Pendahuluan
B. Penampilan
C. Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menulis Huruf dan Angka yang Baik

BAB 12 KOMPOSISI BENTUK

A. Pendahuluan
B. Karakteristik Bidang
C. Bidang Bujur Sangkar atau Persegi Panjang
D. Bidang Bulatan
E. Bentuk Bidang Bebas

A. Fungsi Arsitektural
B. Fungsi Keindahan
C. Fungsi Enjinering/Rekayasa
D. Fungsi Pengontrol Iklim

DAFTAR PUSTAKA

(Kembali Ke Atas)
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap: Prinsip, Unsur, dan Aplikasi Desain
Rustam Hakim
Rp148.500 Rp165.000
Teknik Kuantitatif Untuk Arsitektur Dan Perancangan Kota: Disertai dengan Contoh-Contoh
Agus B. Purnomo
Rp157.500 Rp175.000
Kota Berkelanjutan (Sustainable City)
Eko Budihardjo, Djoko Suj..
Rp54.000 Rp60.000
Green Architecture: Pengantar Pemahaman Arsitektur Hijau di Indonesia
Tri Harso Karyono
Rp198.000 Rp220.000
Pengantar Arsitektur
James C. Snyder
Rp313.200 Rp348.000
(Kembali Ke Atas)