Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Masuk Akun
Pesanan
 Troli
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanJual Buku AndaTentang KamiHubungi Kami
Buku    Novel & Sastra    Sastra & Cerpen

Filosofi Kopi: Sebuah Kolaborasi

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.35
Tahun 2015
Halaman 112
ISBN 9786022910985
Penerbit Bentang Pustaka
   Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Bank Auditing: Risk-Based Audit: Dalam Pemeriksaan Perkreditan Bank Umum
Z. Dunil
Rp67.500 Rp75.000
Akuntansi Sektor Publik
Mardiasmo
Rp95.500
Mental Hitung Kreatif: Perkalian dan Pembagian
Cornelius Trihendradi
Rp25.650 Rp28.500
Akuntansi Sektor Publik: Akuntansi Keuangan Daerah (SAP Berbasis Akrual) (Edisi 4)
Abdul Halim, Muhammad Sya..
Rp134.910 Rp149.900
Lainnya+   

Sinopsis

Kedai Filosofi Kopi tidak besar dan sederhana dibandingkan kafe-kafe lain di Jakarta. Namun di sini, setiap inci dipersiapkan dengan intensitas.

Berkat Ben, yang kini jadi salah satu barista terandal di Jakarta, kini, bukan para kopi mania saja yang datang ke kedai kami, bahkan mereka yang tidak suka kopi sama sekali pun ada yang berkunjung.

Sampai suatu hari, “Jody, hari ini aku mendapat tantangan besar.” Seorang pria menantang Ben untuk membuat kopi dengan rasa sesempurna mungkin. “Kopi yang apabila diminum akan membuat kita menahan napas saking takjubnya, dan cuma bisa berkata: hidup ini sempurna.” Dan, gongnya, dia menawarkan imbalan yang sangat besar.

 “Kalau begitu, buat apa pikir-pikir lagi. Sikaaat!” seruku berkobar-kobar.
Ben hanya mengangguk kecil, keningnya berkerut. Serius. Aku tahu pasti, bukan uang yang menarik minatnya.
“Berarti, aku harus kerja keras. Mulai sekarang!” Sekonyong-konyong Ben berdiri.

Belakangan aku tahu, sahabatku bermutasi menjadi versi lain dari dokter Frankenstein. The Mad Barista.
(Kembali Ke Atas)

Buku Sejenis

Don Quijote dari La Mancha (Jilid 2)
Miguel de Cervantes
Perjalanan Lain Menuju Bulan
M. Aan Mansyur
Si Degil
Chinua Achebe
Kedalaman, Terarah Padamu
Rainer Maria Rilke
Pasir dan Buih
Kahlil Gibran
(Kembali Ke Atas)