Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanJual Buku AndaTentang KamiHubungi Kami
Buku    Bisnis & Keuangan    Ekonomi

Ekonomi Islam, Kelembagaan, dan Konteks Keindonesian: Dari Politik Makro Ekonomi Hingga Realisasi Mikro

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.52
Tahun 2016
Halaman 364
ISBN 9789797699239
Penerbit Rajawali Pers
   Buku Sejenis
 
Harga: Rp83.700 Rp93.000
(Diskon 10%)
Tersedia:
Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Buku ini mengisi kekurangan referensi ekonomi Islam yang belum banyak, kekurangan referensi kelembagaan ekonomi Islam, dan terutama hubungan keduanya dengan konteks keindonesiaan.

Buku ini membahas ekonomi makro Islam sebagai studi pembangunan dengan membandingkan sistem ekonomi Islam dengan kapitalisme, sosialisme, dan welfare state. Kelembagaan yang dibahasnya pun lebih komprehensif, dari mulai perbankan Islam, wakaf, ZIS (filantropi), asuransi, hingga koperasi Islam, baik secara konseptual maupun praktik.

Kelebihan buku ini dalam konteks kelembagaan ekonomi Islam terletak pada penjelasan konseptual yang kaya, bukan hanya kaya akan referensi klasik Islam melainkan juga kontemporer. Bukan hanya kaya akan pandangan mazhab Syafi’í yang dinaut mayoritas umat Islam di Indonesia melainkan juga mazhab di luar mazhab Syafií. Dalam konteks kelembagaan ekonomi Islam juga, kelebihan buku ini terletak pada paparan sebagai hasil riset lapangan. Tentu saja, baik makro ekonomi maupun mikro kelembagaan terdapat pembahasan dalam konteks keindonesiaan. Dua bab buku ini membahas praktik ekonomi makro dalam sejarah Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di Dunia dan praktik kelembagaan ekonomi Islam di Indonesia. Tidak banyak, untuk tidak menyebut nyaris tidak ada, buku yang membahas secara komprehensif sejarah ekonomi Indonesia pasca kemerdekaan hingga hari ini. Selain itu, kelebihan buku ini juga terletak pada pembahasan ekonomi Islam yang tidak bersifat monodisipliner sebagai tren terkini dalam studi ilmu di dunia.

Perspektif yang dibangun dalam buku ini dalah perspektif interdisipliner, bahkan multidisipliner. Ekonomi Islam dalam buku ini didekati lewat perspektif politik, sosiologi, filsafat ekonomi, dan tentu saja fikih, sebagaimana umumnya buku. Entitas ekonomi Islam dalam buku ini tidak saja didekati secara empiris sebagai ilmu ekonomi, melainkan juga secara rasional dan iluminatif (berdasarkan wahyu), termasuk di dalamnya pendekatan teologi dan studi  hadis.

 

(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)