Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Masuk Akun
Pesanan
 Troli
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanJual Buku AndaTentang KamiHubungi Kami
Buku    Kedokteran & Kesehatan    Kesehatan

Cinta, Kesehatan, dan Munajat Emha Ainun Nadjib

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.49
Tahun 2019
Halaman 380
ISBN 9786022915898
Penerbit Bentang Pustaka
   Buku Sejenis
 
Harga: Rp80.100 Rp89.000
(Diskon 10%)
Tersedia:
Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Bagaimana Cak Nun bisa tetap produktif dan energik hingga usianya saat ini dengan segala kesibukan yang seakan tak ada habisnya?

Jika mendiskusikan tentang sosok Cak Nun, pertanyaan di atas adalah yang sering dilontarkan orang.  Mereka yang tetap sehat hingga usia senja tentu sangat banyak, kita bisa dengan mudah menemukannya di sekeliling kita. Begitu pula dengan para tokoh yang usianya di atas Emha dengan fisik bugar juga masih teramat banyak. Sosok Emha menjadi menarik karena kehidupan yang dijalaninya penuh produktivitas dan kreatif, tetapi sangat jauh dari pakem standar kesehatan modern.

Berawal dari pertanyaan besar di atas, dr. Ade Hashman, Sp.An.—dokter spesialis anestesi, yang selama belasan tahun mengikuti forum Maiyah (secara offline)—melakukan riset, sejumlah wawancara, penelusuran literasi dokumen tertulis ataupun audiovisual untuk meneropong “jalan hidup” Emha.

Buku ini tidak berupaya untuk mempelajari Emha, melainkan justru belajar dari seorang Emha. Seorang di antara tokoh yang punya kontribusi kemaslahatan sosial yang besar di negeri ini. Emha adalah sosok polymath yang memiliki banyak khazanah mutiara dalam kehidupannya. Pribadinya bermetamorfosis menjadi manusia ruang. Sambil mencoba menyelami makna kesehatan yang paripurna—sehat fisik, mental, sosial, dan spiritual dalam kekayaan pribadinya—dr. Ade juga mencoba berlayar menyisir rute-rute lain untuk menapaktilasi segala nilai, fatsun, dan filosofi ruang-ruang lain dari seorang Emha.

 

“Seorang yang dapat memahami kelok tutur seorang Cak Nun adalah luar biasa. Karena biasanya bahasa dokter adalah bahasa fakta yang polos. Saya sangat menikmati gaya penuturan seorang dokter mengenai orang yang istimewa ini. Semua peristiwa digambarkan dengan rapi. Kadang juga ada kejutan-kejutan yang menyegarkan, tidak lupa dikaitkan dengan alam pikir kedokteran. Sebuah tulisan yang layak dibaca dan direnungkan kolega medis.”
—Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Ph.D., Sp.OG(K)., Dekan Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta

“Kesehatan Cak Nun adalah produk sikap diri meneladani hidup Rasul Muhammad Saw. Dan, satu metode pentingnya adalah puasa (materi maupun non-materi).”
—Sumasno Hadi, penulis buku Semesta Emha Ainun Nadjib

“Tidak banyak dokter yang menulis. Terlebih lagi menulis buku-buku yang membuka cakrawala keilmuan kita. Dan, kita patut bersyukur kepada Allah, bahwa Allah mengaruniai kita untuk memperoleh kedua hal di atas melalui dr. Ade Hashman. Sebagai dokter spesialis (anestesi), dr. Ade menulis pengetahuan dan pengalamannya sebagai dokter sekaligus dengan pendekatan sebagai hamba Allah. Tidak banyak yang dikaruniai kemampuan untuk melakukan hal tersebut pada zaman ini’.”
—Prayogi R. Saputra, penulis buku Spiritual Journey Emha Ainun Nadjib, Dosen Perbankan Syariah Universitas Raden Rahmat Malang
 

(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)