belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
 TroliKeinginan
Buku    Buku Sekolah    Buku SMA

Buku Siswa: Kimia untuk SMA/MA Kelas X (Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam) (Kurikulum 2013) (Jilid 1)

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.50 kg
Tahun 2016
Halaman 318
ISBN 9786023742899
Penerbit Yrama Widya
   Buku Sejenis
 
Harga:Rp89.100
Harga Normal:Rp99.000
  Diskon 10%
Tersedia:Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Buku Kimia untuk Siswa SMA/MA Kelas X ini merupakan buku yang disesuaikan dengan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016. Perubahan tersebut tercermin dalam kompetensi dasar yang harus dicapai pada masing-masing tingkatan kelas. Dengan adanya perubahan kompetensi dasar, cakupan materi yang harus diajarkan pun mengalami perubahan.

Cakupan materi utama dalam buku ini terdiri atas hakikat dan peran kimia dalam kehidupan sehari-hari, struktur atom dan sistem periodik, ikatan kimia dan bentuk molekul, larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit, konsep reaksi oksidasi reduksi dan bilangan oksidasi, tata nama senyawa anorganik dan organik, serta stoikiometri. Seluruh materi utama tersebut diklasifikasikan menjadi 9 bab, yaitu Bab I: Ruang Lingkup Kimia, Bab II: Struktur Atom, Bab III: Sistem Periodik Unsur, Bab IV: Ikatan Kimia, Bab V: Reaksi Reduksi dan Oksidasi, Bab VI: Rumus Kimia dan Tata Nama Senyawa, Bab VII: Hukum-hukum Dasar Kimia, Bab VIII: Konsep Mol dan Perhitungan Kimia, serta Bab IX: Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit.

Pokok-pokok materi dalam Bab I antara lain hakikat ilmu kimia, peran kimia dalam kehidupan, metode ilmiah, serta keamanan kerja laboratorium. Pokok-pokok materi ini disajikan pada bab awal sebagai pintu masuk untuk mempelajari materi kimia pada bab-bab selanjutnya. Berbagai jenis materi dengan sifat-sifat dan perubahannya disajikan dalam bab ini dengan menunjukkan fakta mikroskopis (skala partikel) maupun makroskopis (gambar wujud nyata). Bab II mengkaji tentang struktur atom yang merupakan topik pembelajaran lebih lanjut dari hakikat ilmu kimia. Dalam bab ini, siswa dibekali pengetahuan tentang dasar perkembangan teori atom, partikel-partikel subatom, dan struktur atom. Di akhir bab, siswa digiring untuk menemukan keteraturan konfigurasi elektron dalam struktur atom, yang menjadi landasan untuk mempelajari sifat-sifat unsur dan penempatan unsur-unsur dalam tabel periodik.

Bab III mempelajari tentang sistem periodik unsur sebagai komponen penting dalam mempelajari ilmu kimia. Pembelajaran dalam bab ini menggiring siswa untuk memahami dasar penyusunan tabel periodik berdasarkan pengetahuan yang telah diperoleh tentang konfigurasi elektron. Siswa juga dituntun untuk memahami kemiripan sifat unsur dalam golongan dan keperiodikannya. Bab IV berisi materi tentang ikatan kimia, yang dibedakan menjadi dua jenis, yaitu ikatan antaratom dan ikatan antarmolekul. Pemahaman akan ikatan kimia ini dapat menjadi dasar untuk mempelajari sifat-sifat fisik senyawa.

Pada Bab V dipaparkan tentang reaksi reduksi dan oksidasi (redoks). Dalam pembelajaran ini, penekanan lebih diarahkan hanya sampai pada tahap pengenalan jenis-jenis reaksi redoks. Adapun tahap-tahap penyetaraan reaksi redoks akan dipelajari pada pembelajaran tersendiri di kelas XII. Selanjutnya, rumus kimia dan tata nama senyawa disajikan dalam Bab VI. Kedua hal ini merupakan kunci untuk mempelajari reaksi kimia. Berbekal pengetahuan tersebut, siswa diharapkan dapat mengenali dan memberi nama senyawa-senyawa yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada Bab VII diuraikan tentang hukum-hukum dasar yang diberlakukan dalam reaksi kimia. Siswa diajak untuk membuktikan berlakunya hukum-hukum dasar tersebut melalui percobaan maupun melalui analisis data hasil percobaan. Selain itu, dalam bab ini juga siswa dikenalkan dengan persamaan kimia yang menjadi dasar penting untuk pembelajaran kimia lebih lanjut. Bab VIII membahas konsep mol sebagai satuan jumlah partikel yang menjembatani satuan massa zat, dan volume gas-gas yang terlibat dalam reaksi kimia. Dengan konsep mol, maka perhitungan kimia dapat diterapkan dengan mudah dan perubahan kuantitatif yang terjadi dalam reaksi kimia dapat diperhitungkan. Bab IX mempelajari tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit. Melalui pemahaman tentang sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit, siswa diharapkan dapat membedakan larutan yang dijumpainya dalam kehidupan sehari-hari ke dalam larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit.

Setiap bab pada buku ini memuat subbab pengantar dan subbab khusus. Subbab pengantar berisi tinjauan fakta-fakta dan fenomena-fenomena ilmiah yang sering dijumpai serta pokok-pokok materi yang akan dikaji dalam setiap subbab khusus berikutnya. Fakta dan fenomena ilmiah dalam subbab pengantar disajikan dalam bahasa dialogis sebagai apersepsi untuk mengarahkan fokus berpikir pembaca pada materi pokok yang akan dipelajari. Untuk mendekatkan kimia dengan kehidupan nyata, beberapa materi disajikan dalam kegiatan siswa seperti kajian literatur, diskusi, praktikum, berkarya, dan penugasan. Adapun penajaman konsep disajikan dalam topik berpikir kritis, penguatan konsep, dan pengembangan konsep. Di akhir setiap bab disajikan pula topik-topik penguatan yang berisi soal-bahas serta soal-soal latihan.

Seluruh materi tersebut disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami disertai dengan gambar, ilustrasi, serta komponen lainnya untuk mendukung pembelajaran yang menyenangkan. Hal tersebut dirancang untuk menghadirkan suasana pembelajaran yang interaktif agar siswa dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Pada akhirnya, siswa dapat memahami dan mengaplikasikan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari.
(Kembali Ke Atas)
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Erebos
Ursula Poznanski
Rp67.150 Rp79.000
The Fire Sermon
Francesca Haig
Rp71.400 Rp84.000
Bintang
Tere Liye
Rp79.200 Rp88.000
(Kembali Ke Atas)