belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
Pesanan
 Troli
Buku    Biografi & Memoar    Pemimpin & Tokoh

Bu Mega: Catatan Ringan Keluarga Politik dan Dinamika Kepemimpinannya

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.50 kg
Tahun 2015
Halaman 276
ISBN 9786027829282
Penerbit Expose
   Buku Sejenis
 
Persediaan Habis
Persediaan Buku sedang habis. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat persediaan sudah ada?
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Ideologi Partai Politik: Antara Kepentingan Partai dan Wong Cilik
Ujang Komarudin
Rp49.500 Rp55.000

Sinopsis

Megawati Soekarnoputri dikenal sebagai sosok tegas dan berpendirian kuat. Padahal, dalam kesehariannya, Megawati sering melontarkan guyonan segar dan begitu dekat dengan para kadernya. Semua keunikan itulah yang terangkum dalam buku Bu Mega: Catatan Ringan Keluarga Politik dan Dinamika Kepemimpinannya.
Beragam peristiwa yang menghiasi kepemimpinannya dipaparkan dengan ringan dan menghibur. Misalnya, ketika koleganya kerap tak sengaja menyapanya dengan “Pak” karena tidak terbiasa dipimpin perempuan, atau ketika ia harus memutar otak untuk memilih busana yang praktis namun tetap terlihat elegan untuk memimpin upacara militer.
Kisah Megawati dalam menjaga keharmonisan keluarga juga tak kalah menarik. Bersama Taufiq Kiemas, teman hidup sekaligus rekan seperjuangannya, ia mengarungi 40 tahun kebersamaan yang penuh warna dan sarat makna. Dalam buku mungil ini, tersimpan perjalanan hidup seorang perempuan tangguh yang memimpin partai besar, sekaligus istri dan ibu yang begitu mencintai keluarganya.

TENTANG PENULIS

Rahmat Sahid, kelahiran Kebumen 1 Agustus 1981, adalah putra kedua dari lima bersaudara (Hamim, Rahmat Sahid, Diah, Siti Fatimah, dan Siti Munawaroh) putra-putri Bapak M. Nasiruddin dan Ibu Tumirah. Setelah lulus dari UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, ia langsung bekerja sebagai jurnalis di Koran Sindo. Kesehariannya selepas kerja, ia membangun keluarga kecil bersama sang istri, Siti Julaeha, dan ketiga putranya: Abimanju Tjakrasena (26 November 2008), Muhammad Wisanggeni Damar Panuluh (1 Februari 2013), dan Risang Fatih Priyambada (7 Februari 2015) yang sedang lucu-lucunya.
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)