belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
 TroliKeinginan

Bimbingan dan Konseling di Sekolah: Konsep, Teori, dan Aplikasinya

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.41 kg
Tahun 2018
Halaman 396
ISBN 9786024222406
Penerbit Prenada Media Group
Daftar Isi   Buku Sejenis
 
Harga:Rp135.000
Harga Normal:Rp150.000
  Diskon 10%
Tersedia:Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Daftar Isi

BAB 1 HAKIKAT BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH
A. Pengantar
B. Pengertian Bimbingan dan Konseling
C. Tujuan Bimbingan dan Konseling
D. Fungsi Bimbingan dan Konseling
E. Bidang-bidang Bimbingan dan Konseling
1. Bimbingan Pribadi.
2. Bimbingan Sosial
3. Bimbingan Akademik
4. Bimbingan Karier.
F. Hakikat Program Bimbingan dan Konseling.
1. Pengertian Program Bimbingan dan Konseling .
2. Komponen-komponen Layanan Program Bimbingan dan Konseling .
3. Prinsip-prinsip Program Bimbingan dan Konseling
4. Fase-fase dalam Pengembangan Program Bimbingan dan Konseling .
5. Langkah-langkah Penyusunan Program Bimbingan dan Konseling
G. Rancangan Program Bimbingan dan Konseling

BAB 2 BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI
A. Latar Belakang
B. Konsep Dasar Motivasi
C. Hakikat Motivasi Berprestasi
1. Pengertian Motivasi Berprestasi.
2. Aspek-aspek Motivasi Berprestasi .
3. Faktor-faktor yang Memengaruhi Motivasi Berprestasi
4. Perkembangan Motivasi Berprestasi .
5. Karakteristik Motivasi Berprestasi .
D. Konsep Dasar Motivasi Belajar.
1. Pengertian Motivasi Belajar .
2. Indikator Motivasi Belajar
3. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar
E. Konsep Bimbingan Belajar
1. Pengertian Bimbingan Belajar
2. Tujuan Bimbingan Belajar .
F. Program Bimbingan Belajar untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi.

BAB 3 BIMBINGAN KONSELING UNTUK PENGEMBANGAN DIRI DALAM PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK SISWA
A. Pengantar.
B. Konsep Bimbingan dan Konseling Kolaboratif.
1. Pengertian Bimbingan dan Konseling Kolaboratif
2. Prinsip-prinsip Penyusunan Program Bimbingan dan Konseling Kolaboratif.
3. Tahap-tahap Pengembangan Program Bimbingan dan Konseling Kolaboratif.
4. Kompetensi Konselor dalam Program Bimbingan dan Konseling Kolaboratif.
5. Kompetensi Personel dalam Program Bimbingan dan Konseling Kolaboratif..
C. Konsep Pelayanan Pengembangan Diri.
1. Pengertian Pelayanan Pengembangan Diri
2. Visi, Misi, dan Tujuan Pelayanan Pengembangan Diri.
3. Mekanisme Pelayanan Pengembangan Diri melalui Bimbingan Kolaboratif.
D. Bimbingan Konseling Kolaboratif dalam Pemberian Pelayanan Pengembangan Diri
1. Konsep Pengembangan Diri pada Bidang Akademik
2. Kerangka Pengembangan Program Bimbingan Kolaboratif.
3. Kerangka Program Pengembangan Bimbingan Kolaboratif

BAB 4 BIMBINGAN KONSELING UNTUK PENYESUAIAN DIRI SISWA
A. Pengantar
B. Konsep Dasar Penyesuaian Diri
1. Pengertian Penyesuaian Diri
2. Karakteristik Penyesuaian Diri
3. Faktor-faktor yang Memengaruhi Penyesuaian Diri
4. Permasalahan-permasalahan Penyesuaian Diri Remaja.
C. Program Bimbingan dan Konseling Pribadi Sosial untuk Penyesuaian Diri Siswa..

BAB 5 BIMBINGAN KONSELING UNTUK KEMANDIRIAN SISWA.
A. Pengantar
B. Konsep Kemandirian
1. Pengertian Kemandirian.
2. Tipe-tipe Kemandirian.
3. Karakteristik Pribadi yang Mandiri.
4. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kemandirian.
C. Program Bimbingan Pribadi Sosial.
1. Pengertian Bimbingan Pribadi Sosial
2. Tujuan Bimbingan Pribadi Sosial
3. Fungsi Bimbingan Pribadi Sosial.
D. Peran Program Bimbingan Pribadi Sosial dalam Mengembangkan Kemandirian

BAB 6 BIMBINGAN KONSELING UNTUK PENINGKATAN DISIPLIN SISWA
A. Pengantar.
B. Konsep Dasar Disiplin .
1. Pengertian Disiplin.
2. Jenis-jenis Disiplin
3. Fungsi Disiplin
4. Unsur-unsur Disiplin.
5. Pembentukan Disiplin
6. Indikator Disiplin Belajar.
7. Upaya Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa
C. Peran Bimbingan Pribadi Sosial dalam Meningkatkan Disiplin

BAB 7 BIMBINGAN KONSELING UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL SISWA
A. Pengantar.
B. Konsep Kompetensi Sosial
1. Pengertian Kompetensi Sosial
3. Aspek-aspek Kompetensi Sosial.
4. Pengembangan Kompetensi Sosial.
5. Perkembangan Sosial Remaja
C. Program Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial Siswa
1. Program Bimbingan Konseling Multibudaya
2. Tujuan Bimbingan Konseling untuk Meningkatkan Kompetensi Sosial Siswa
3. Fungsi Bimbingan Konseling untuk Meningkatkan Kompetensi Sosial Siswa
4. Prinsip Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa.
5. Komponen Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa
6. Tahap Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa.

BAB 8 BIMBINGAN KONSELING UNTUK PENINGKATAN HUBUNGAN SOSIAL (RELASI) SISWA
A. Pendahuluan
B. Konsep Dasar Kemampuan Menjalinan Relasi Pertemanan
1. Pengertian Jalinan Relasi Pertemanan
2. Latar Belakang Munculnya Jalinan Relasi Pertemanan
3. Hubungan Pertemanan Pada Masa Remaja
4. Perkembangan Hubungan Sosial Remaja
5. Faktor-faktor yang Memengaruhi Relasi Pertemanan
6. Fungsi Relasi Pertemanan pada Masa Remaja
7. Strategi Mengembangkan Relasi Pertemanan
C. Program Bimbingan dan Konseling untuk Menjalin Relasi Pertemanan
1. Pengertian Program Bimbingan dan Konseling Perkembangan.
2. Program Bimbingan Pribadi Sosial

BAB 9 BIMBINGAN KONSELING UNTUK PENINGKATAN KEMATANGAN EMOSI SISWA
A. Pengantar
B. Konsep Kematangan Emosi
1. Pengertian Kematangan Emosi
2. Ciri-ciri Kematangan Emosi
3. Aspek-aspek Kematangan Emosi.
4. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kematangan Emosi.
5. Pengembangan Emosi bagi Remaja di Sekolah Menengah
C. Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Kematangan Emosi

BAB 10 BIMBINGAN KONSELING UNTUK PENGEMBANGAN PERILAKU PROSOSIAL SISWA
A. Pengantar.
B. Hakikat Perilaku Prososial.
1. Pengertian Perilaku Prososial.
2. Faktor-faktor yang Memengaruhi Perilaku Prososial
3. Perkembangan Perilaku Prososial
4. Pertimbangan Perilaku Prososial
5. Bentuk-bentuk Perilaku Prososial
6. Prinsip-prinsip Pengembangan Perilaku Prososial.
7. Karakteristik Anak yang Memiliki Perilaku Prososial
C. Bimbingan Pribadi Sosial dalam Mengembangkan Perilaku Prososial Anak
1. Pengertian Bimbingan Pribadi Sosial.
2. Tujuan Bimbingan Pribadi Sosial
3. Lingkup Layanan Bimbingan Pribadi Sosial.
4. Strategi Bimbingan Pribadi Sosial di Sekolah

BAB 11 BIMBINGAN KONSELING UNTUK PENINGKATAN HARGA DIRI SISWA.
A. Pengantar
B. Konsep Harga Diri.
1. Pengertian Harga Diri
2. Karakterisitik Harga Diri
3. Pembentukan Harga Diri.
4. Aspek-aspek Harga Diri
5. Faktor-faktor yang Memengaruhi Harga Diri.
6. Pengukuran Harga Diri.
7. Hambatan dalam Pengembangan Self-Esteem
8. Upaya Pengembangan Self-Esteem
C. Program Bimbingan untuk Pengembangan Self- Esteem dalam Peningkatan Prestasi Akademik.

BAB 12 BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK PENINGKATAN KEYAKINAN DIRI SISWA.
A. Pengantar
B. Hakikat Bimbingan Akademik
1. Pengertian Bimbingan Akademik
2. Tujuan Program Bimbingan Akademik.
3. Fungsi Program Bimbingan Akademik
4. Prinsip Pengembangan Program Bimbingan Akademik
B. Perkembangan Self-Efficacy Siswa
1. Konsep Self-Efficacy
2. Dimensi-dimensi Self-Efficacy
3. Sumber-sumber Self-Efficacy
4. Proses-proses Self-Efficacy
5. Faktor-faktor yang Memengaruhi Perkembangan Self-Efficacy
6. Program Bimbingan Akademik untuk Meningkatkan Academic Self-Efficacy

BAB 13 BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MEREDUKSI KECEMASAN AKADEMIK SISWA
A. Pengantar
B. Konsep Kecemasan Akademik
1. Pengertian Kecemasan
2. Pengertian Kecemasan Akademik
3. Gejala Kecemasan Akademik
4. Karakteristik-karakteristik Kecemasan Akademik
5. Sumber dan Komponen Kecemasan Akademik
C. Bimbingan Belajar untuk Mereduksi Kecemasan Belajar

BAB 14 BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MEREDUKSIPERILAKU AGRESIF SISWA
A. Pengantar
B. Konsep Perilaku Agresif.
1. Pengertian Perilaku Agresif.
2. Penyebab Perilaku Agresif.
3. Mereduksi Perilaku Agresif.
C. Bimbingan dan Konseling dalam Mereduksi Perilaku Agresif.
1. Konseling Kelompok Teman Sebaya
2. Proses Pelaksanaan Konseling Teman Sebaya
3. Konseling Kelompok Teman Sebaya dalam Mereduksi
Perilaku Agresif Siswa

BAB 15 BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGEMBANGKAN AKHLAK MULIA SISWA
A. Pengantar.
B. Konsep Akhlak Mulia
1. Pengertian Akhlak Mulia
2. Kedudukan dan Keistimewaan Akhlak dalam Islam.
3. Faktor-faktor yang Memengeruhi Perkembangan Akhlak Mulia
4. Cara Mengembangkan Akhlak Mulia
C. Pembinaan Akhlak Mulia
1. Hakikat Manusia Menurut Al-Qur’an
2. Fungsi Agama dalam Pembinaan Akhlak
3. Pembinaan Akhlak dalam Islam
E. Pembinaan Akhlak Mulia melalui Bimbingan Konseling Islam
1. Konsep Bimbingan dan Konseling dalam Islam
2. Tujuan Bimbingan dan Konseling dalam Islam
3. Landasan Bimbingan Konseling Islam.
4. Metode Bimbingan dan Konseling Islami
5. Aspek-aspek Konseling dalam Islam.
6. Kompetensi Konselor Islami
7. Langkah-langkah dalam Membina Akhlak Mulia