Andrei Aksana adalah penulis Indonesia yang dikenal melalui novel-novel romansa dan metropopnya yang penuh emosi serta nuansa kehidupan urban. Lahir di Jakarta pada 19 Januari 1977, ia berasal dari keluarga sastrawan ternama sebagai cucu pujangga Sanoesi Pane dan Armijn Pane, serta anak novelis Nina Pane.Debutnya sebagai penulis dimulai sejak usia sangat muda pada tahun 1992 dengan novel Mengukir Mimpi Terlalu Pagi. Setelah jeda panjang untuk menuntut ilmu, ia kembali aktif berkarya dengan latar belakang pendidikan seni desain grafis. Beberapa karyanya yang populer antara lain Lelaki Terindah, Perempuan Tak Mendua, Cinta Penuh Air Mata, serta Abadilah Cinta. Gaya penulisannya romantis, introspektif, dan sering mengeksplorasi dinamika hubungan serta perasaan manusia.



