belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
 TroliKeinginan
Buku    Novel & Sastra    Sastra & Cerpen

Anak Bajang Menggiring Angin

Berat 0.45 kg
Tahun 2018
Halaman 472
Ukuran 14 x 21 cm
ISBN 9786020312521
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
   Buku Sejenis
 
Harga:Rp115.000
Tersedia:Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

"Apakah artinya samudra yang luas dan dalam, bila cinta ingin mengarungi dan terjun di dalamnya, Kawanku?" tanya Anila dalam lagunya. Serentak para kera berhenti, sambil menari-nari mereka pun menjawab nyanyian Anila.

"Samudra itu akan menjadi telaga, dan cinta akan menjadi sepasang golek kencana di permukaan airnya. Hilanglah kedalaman lautan, musnahlah luas samudra, dan mandilah sepasang golek-kencana, bersiram-siraman dengan air telaga."

"Apa artinya kedua daratan yang jauh terpisah, bila cinta hendak mempersatukannya, Kawanku?" tanya Cucak Rawun.

"Daratan itu akan menjadi sejengkal tanah karena sayap cinta. Siapakah yang dapat terbang seperti sambaran halilintar kecuali cinta? Jangankan daratan di dunia, surga pun dalam sekejap akan disentuhnya , bila cinta sudah terbang dengan sayapnya," sahut para kera menyambut nyanyian Cucak Rawun.

Inilah hari-hari cinta yang dikhayalkan para wanita. Pencuri hati seakan sudah dalam hatinya. Bunga-bunga rangin menderita sakit cinta akan lebah-lebah yang sedang mendengung-dengung di atas pohon beringin. Merak betina memanggil-manggil, suaranya bagaikan penderita cinta yang memetik gending dengan curing.

*

Itulah sepenggal ekspresi tentang makna cinta yang dengan sangat indah dilukiskan dalam karya sastra ini. Tak banyak karya sastra Indonesia yang dicetak ulang berkali-kali seperti buku Anak Bajang Menggiring Angin ini. Banyak pembaca mengaku telah menemukan pegangan yang menguatkan dan mencerahkan hidupnya. Beberapa penggal kisah dan dialognya telah menyadarkan mereka akan arti penderitaan yang singgah dalam hidup mereka, akan kekuasaan atau jabatan yang mereka emban, persahabatan dan kebersamaan yang mereka jalin, keadilan dan kerendahan hati di tengah segala kepalsuan hidup.

Para pengamat sastra mengatakan bahwa kisah buku ini merepresentasikan perlawanan mereka yang lemah dan tak berdaya menghadapi absurditas nasib dan kekuasaan. Dengan imajinasi simbolik yang sangat kaya disertai penggalian makna-makna filosofis yang sangat dalam, buku ini mampu menghidupkan kembali kisah klasik Ramayana dalam bentuk sebuah karya sastra yang indah namun sangat enak untuk dinikmati.
(Kembali Ke Atas)

Ulasan

andreas andi prastowo, 03 May, 2011Rating: 5 dari 5 Bintang!
Buku ini memberi warna tersendiri pada kisah -kisah pewayangan.....ada sisi keperkasaan, romantisme, kesedihan, kasih sayang dll
1 dari 1 orang menilai cukup membantu
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
(Kembali Ke Atas)
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Sosiolinguistik: Perkenalan Awal (Edisi Revisi)
Abdul Chaer
Rp58.500 Rp65.000
Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia
Soenjono Dardjowidjojo
Rp108.000 Rp120.000
Sosiologi Sastra
Robert Escarpit
Rp54.000 Rp60.000
Fonologi Bahasa Indonesia
Abdul Chaer
Rp49.500 Rp55.000
Membaca Sapardi
Riris K. Toha-Sarumpaet, ..
Rp70.200 Rp78.000
(Kembali Ke Atas)