Belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
Masuk Akun
Pesanan
 Troli
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Novel & Sastra    Novel

After Office Hours

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.35 kg
Tahun 2016
Halaman 164
ISBN 9786020851525
Penerbit Qanita
   Buku Sejenis
 
Harga:Rp41.650
Harga Normal:Rp49.000
  Diskon 15%
Tersedia:Dikirim 2-4 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

 Aku mendengar obrolan bisik-bisik dari ruang keuangan. Tidak jelas mereka membicarakan apa. Lega karena ternyata masih ada karyawan yang bekerja di lantai ini, aku bermaksud menyapa. Namun, pintu ruangan terkunci.

Tunggu… itu bukan obrolan. Itu nyanyian. Dan ketika kuintip ke dalam dari balik jendela kaca, seseorang sedang menari di atas salah satu meja. Memunggungiku. Perempuan dengan daster putih terawang. Tangannya bergerak lentik seperti penari Bali. Sesekali dia melompat ke setiap meja sambil mendecakkan, “Cah… cah… cah…” Lalu, kepalanya meliuk-liuk cantik, dan rambut panjangnya berayun. Beberapa saat kemudian, dia menoleh.

Dan wajahnya merah. Seperti Barong.

Setelah semua lampu dan komputer dimatikan, semua karyawan pulang, kantor menjadi lebih senyap daripada pekuburan. Tapi tak jarang satu-dua orang memberanikan diri bekerja lembur, menutup telinga dari suara-suara tanpa wujud, mengabaikan bayangan putih yang melintas di sudut mata. Mungkin kau pun pernah mengalaminya.


Tentang Penulis

Jia Effendi
Jia trauma pada cerita hantu sejak mengedit sebuah novel horor  
dan mendadak didatangi pocong. Dari trauma itulah kisah dalam cerpen ini
bermula, meski pada akhirnya enggak satu pun kejadian horor yang dialami
di kantor dituliskan. Demi cerpen ini, Jia membaca banyak cerita hantu.
Untungnya, sejak itu, Jia tidak takut lagi.
Saat ini, Jia tinggal di Bandung dan bekerja sebagai penyunting  
dan penerjemah lepas, seraya merawat si penunggang naga, putra semata
wayangnya. Jia dapat dihubungi melalui email jiaeffendie@gmail.com  
dan Twitter @JiaEffendie.

Guntur Alam
Guntur Alam, berkenalan dengan dunia tulis menulis lewat cerpen.
Cerpen-cerpennya identik dengan kisah suram, kelam, dan gotik. Buku
kumpulan cerpen gotiknya Magi Perempuan dan Malam Kunang-Kunang
(Gramedia Pustaka Utama, Agustus 2015). Dia bisa disapa di rumah kicau @
AlamGuntur atau email guntur486@gmail.com.


Eve Shi
Bila sedang tidak menulis, Eve Shi membaca, minum teh, dan sesekali
memotret. Novel-novelnya yang sudah terbit ialah Aku Tahu Kamu Hantu,
Lost, Unforgiven, dan Sparkle. Eve bisa dikontak melalui Twitter  
di @Eve_Shi dan e-mail di stormofblossoms@gmail.com.

Moemoe Rizal
Moemoe Rizal, lahir 17 tahun yang lalu, ditambah beberapa tahun.
Tambahannya nggak perlu disebut. Masih kecanduan membual ke orang-
orang dalam naskah fiksi yang sesekali ngaco jalan ceritanya. Baginya,
menulis adalah berbohong yang legal. Mudah-mudahan nggak  
dihukum Tuhan. Sekarang masih aktif mencari kebahagiaan pribadi  
dan menunggu rezeki datang dalam cara apa saja.

Priska Primasari
Prisca Primasari lahir di Surabaya, 22 Februari. Menyukai cerita-cerita
magical realism. Novel-novelnya yang baru terbit antara lain Love Theft #1,
Love Theft #2, dan Purple Eyes. Prisca bisa dihubungi di Instagram  
dan Twitter @priscaprimasari.

(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)