belbuk.comtoko buku onlinebuku asli021-4202857
 
 TroliKeinginan
Buku    Novel & Sastra    Sastra & Cerpen

99 Sajak

Belum ada ulasan. Berikan ulasan Anda
Berat 0.30 kg
Tahun 2015
Halaman 248
ISBN 9789799109132
Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
   Buku Sejenis
 
Persediaan Habis
Persediaan Buku sedang habis. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat persediaan sudah ada?
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Buku Pintar Penyuntingan Naskah (Edisi 3)
Pamusuk Eneste
Rp65.000
Mahir Menulis: Kiat Jitu Menulis Artikel Opini, Kolom dan Resensi Buku
Mudrajad Kuncoro
Rp83.700 Rp93.000
Jika Aku Mereka
12 Pemenang Sayembara Men..
Rp40.500 Rp45.000
Quantum Writing: Cara Cepat nan Bermanfaat untuk Merangsang Munculnaya Potensi Menulis
Hernowo Hasim
Rp50.150 Rp59.000
Pembelajaran Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis
Yunus Abidin
Rp83.700 Rp93.000

Sinopsis

Setelah hampir empat dasawarsa lalu saya terpikat dengan Arjuna Mencari Cinta, saya merasakan kesegaran yang pulih kembali melalui sejumlah sajak-sajak dalam buku ini. Yudhistira menunjukkan gejala yang sering tampak pada sastrawan yang bertambah usia: puisinya tak amat ingin berpetuah, atau jadi nyinyir, karena merasa sudah begitu arif dan alim berkat pengalaman. Saya tak merasakan di dalamnya ada ambisi besar untuk bermanfaat dan jadi bimbingan.

Sajak-sajak ini lebih kalem tapi masih sering bergurau, mungkin genit, mungkin nakal.

Pemandangan kota sehari-hari, percakapan sehari-hari, di bait-baitnya tak terasa meletihkan, karena diungkapkan seakan-akan oleh seseorang yang baru menemui dunia dan merasa geli atau terpesona dan tak merasa berdosa.
Dalam pengantarnya, dengan kena Radhar Panca Dahana membandingkan sajak-sajak ini dengan puisi Joko Pinurbo, meskipun yang terakhir ini datang setelah Yudhis, dan dalam banyak hal lebih “lugu” dan tanpa pretensi. Pada sajak-sajak ini, tulis Radhar, ada “kenakalan logika yang sering mengundang makna tambahan”. Atau semacam “satu patahan”, baik dalam gaya bahasa, rima sajak, dan juga “pemikiran atau renungan di dalamnya”.
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)