belbuk
  Cara Pembelian    Konfirmasi Transfer   Status Pesanan   Bantuan   Hubungi Kami  
   
Masuk Akun
 Buku  Majalah  CD/DVD  
   
0
Beranda    Buku    Buku Umum    Biografi & Memoar

Pak Harto: The Untold Stories

 Oleh Mahpudi, Bakarudin, Dwitri Waluyo, Anita Dewi Ambarsari, Donna Sita Indria
Rating  
  (2 tinjauan)
Berat   2.00 kg
Tahun   2011
Halaman   604
Ukuran   25 x 25 cm
ISBN   9789792271317
Penerbit   Gramedia Pustaka Utama
Kategori   BukuBuku UmumBiografi & Memoar
Sinopsis Buku Sejenis
 
Harga:Rp300.000
Tersedia:Dikirim 2-3 hari berikutnya setelah pembayaran diterima. (Senin s/d Jum'at. Tidak termasuk hari libur Nasional)
 
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Misteri Al-Qur'an
Misteri Al-Qur'an
Bediuzzaman Said Nursi
Tinjauan
IB Teguh Teja Murti
Rating: 4 dari 5 Bintang!
27/05/2012
buku yang saya cari sejak pertengahan 2011. Salah satu alasan kenapa jalan Gatot Subroto dan Sudirman menjadi jalan utama temukan jawabannya di buku ini
 
Apakah tinjauan ini cukup membantu Anda?
Ya Tidak
Ade Kresgodole
Rating: 5 dari 5 Bintang!
13/07/2011
Hanya 2 kata untuk menggambarkan buku ini, SANGAT INSPIRATIF..Saya 4 hari berturut-turut membacanya dan sangat menikmatinya. Terkenang waktu zaman saya masih SD sampai SMA.
 
1 dari 2 pelanggan menilai cukup membantu
Apakah tinjauan ini cukup membantu Anda?
Ya Tidak
2 dari 2 tinjauan
Tambahkan Tinjauan Anda
Sinopsis
"Piye to kok ora bisa ditulung (bagaimana sih kok tidak bisa ditolong)?" adalah pertanyaan Pak Harto ketika ia merasa limbung menghadapi kenyataan baru saja kehilangan belahan jiwanya, Ibu Tien Soeharto-istri tercinta yang puluhan tahun menemaninya mengarungi suka dan duka, istri yang selalu mengobarkan semangatnya, menuangkan kasih sayang, serta menguatkan hati.

Setetes air mata Pak Harto menandai kehilangan besar yang harus diikhlaskannya hari itu, disaksikan Profesor Dr. Satyanegara yang selanjutnya menjadi lebih sering menjaga kesehatan Pak Harto. Demikian pula perjalanan hidup Pak Harto sejak muda yang terekam dengan baik dalam ingatan keluarga besar, sesama kepala negara, para menteri, ajudan, serta orang-orang yang bekerja bersamanya, menjelaskan sisi-sisi lain karakter Pak Harto yang sangat jarang dipublikasikan, yang selama ini tersimpan sebagai the untold stories seorang Pak Harto.

Masih dalam kenangan mesra Pak Harto bersama Ibu Tien, Brigjen TNI (Purn) Eddie Nalapraya, yang berpangkat kapten ketika menjadi pengawal pribadi Pak Harto di tahun-tahun awal menjabat Presiden RI, pernah mendapat pesan jenaka dari Ibu Tien. Ibu Negara itu mengetuk-ngetuk jendela mobil sesaat sebelum Eddie berangkat mengawal Pak Harto memancing ke laut lepas, "Jangan memancing ikan yang berambut panjang ya...." Pesan canda buat sang pengawal itu membuat Pak Harto tersenyum mendengarnya.

Sementara Profesor Dr. Emil Salim, Menteri Lingkungan Hidup pada masa pemerintahan Pak Harto, menuturkan kisah yang mengharukan ketika sepasukan tentara disiapkan untuk menembaki serombongan gajah yang dilaporkan memorakporandakan kebun-kebun warga desa transmigrasi di Lampung. Rupanya hewan-hewan besar itu keluar dari hutan karena setiap enam bulan sekali mereka perlu berendam di laut untuk mendapatkan garam.

"Mendengar rencana itu, Pak Harto segera memerintahkan agar para tentara tidak menembaki kelompok gajah pada saat mereka pulang nanti, melainkan menggiringnya melalui jalan yang berbeda, dengan menggunakan peralatan yang bisa menghasilkan bunyi-bunyian seperti genderang dan terompet. Maka pada perjalanan kembali ke habitatnya di atas bukit, gajah-gajah itu tidak lagi menghancurkan kebun dan rumah di desa transmigrasi," cerita Pak Emil.

Ide sederhana Pak Harto ini berakhir tidak sederhana. "Setelah berhari-hari mengawal kawanan gajah pulang ke hutan tempat tinggalnya di atas bukit, beberapa tentara meneteskan air mata haru karena dapat merasakan terbitnya kasih sayang di hati mereka terhadap hewan-hewan itu. Presiden Soeharto lantas mengundang semua tentara yang bertugas dari yang berpangkat terendah ke rumahnya di Jalan Cendana. Dengan riang Pak Harto menyalami mereka satu per satu sebagai tanda terima kasih," cerita Pak Emil.

Buku ini memang sarat bermuatan kisah-kisah human interest sebagai bagian dari keseharian Pak Harto sejak muda hingga akhir hayatnya. Kisah tentang seekor burung beo di halaman belakang yang akhirnya menjadi salah bicara setelah Pak Harto berhenti dari jabatan presiden, isyarat dari alam semesta mengenai akan terjadinya suatu peristiwa duka terhadap diri Pak Harto melalui burung-burung camar yang merontokkan bulu-bulunya memenuhi geladak kapal pada saat Pak Harto sedang bermalam di tengah laut, bahkan kisah tentang rumor yang tidak bertanggung jawab di seputar wafatnya Ibu Tien Soeharto, semua terpapar gamblang apa adanya di dalam buku ini melalui penuturan 113 narasumber yang mengalami dari dekat berbagai peristiwa suka duka di sepanjang hidup Pak Harto.
(Kembali Ke Atas)
Buku Sejenis
Titik-Titik Kisar di Perjalananku: Autobiografi Ahmad Syafii Maarif
Titik-Titik Kisar di Perjalananku: Autobiografi Ahmad Syafii Maarif
Ahmad Syafii Maarif
Habibie 2
Habibie 2
A. Makmur Makka.
Agung Decoration: Mendekorasi Hidup dengan Cinta (50 Tahun Perjalanan Agung Hariyono)
Agung Decoration: Mendekorasi Hidup dengan Cinta (50 Tahun Perjalanan Agung Hariyono)
Ade Aprilia
Seri Tokoh Dunia 65: Winston Churchil
Seri Tokoh Dunia 65: Winston Churchil
Nurmiadi
Syukur Tiada Akhir: Jejak Langkah Jakob Oetama
Syukur Tiada Akhir: Jejak Langkah Jakob Oetama
St Sularto
Tapak Berpijak Bumi Bergetar: Rekam Jejak dan Pemikiran Sang Polisi Reformis (Irjen Pol (P) Prof. Dr. Farouk Muhammad)
Tapak Berpijak Bumi Bergetar: Rekam Jejak dan Pemikiran Sang Polisi Reformis (Irjen Pol (P) Prof. Dr. Farouk Muhammad)
Ahmad Gaus AF
One Dream, One Direction
One Dream, One Direction
Ellen Bailey
Kisah Lainnya: Catatan 2010-2012
Kisah Lainnya: Catatan 2010-2012
Ariel, Uki, Lukman, Reza, David
Azwar Anas: Teladan dari Ranah Minang
Azwar Anas: Teladan dari Ranah Minang
Abrar Yusra
Dare to Dream: Life as One Direction (100% Official)
Dare to Dream: Life as One Direction (100% Official)
One Direction
Jejak Soekardjo Hardjosoewirjo di Taman Impian Jaya Ancol
Jejak Soekardjo Hardjosoewirjo di Taman Impian Jaya Ancol
Sugianto Sastrosoemarto, Budiono
Menjadi Bangsa Terdidik Menurut Soedjatmoko
Menjadi Bangsa Terdidik Menurut Soedjatmoko
Soedjatmoko
(Kembali Ke Atas)
Cara Pembelian      Ketentuan Pembelian      Pusat Bantuan
Program Afiliasi      Karir di belbuk.com
Copyright ©2008 - 2013 belbuk.com
Toko Buku Online
Jl. Matraman Raya No. 66, Jakarta Timur 13150
Tlp. 021-85910810, 021-4201713 (Senin s/d Jumat Pkl 09.00-18.00 WIB)