"Cerita kehidupan yang berasal dari pengalaman indrawi yang menakjubkan."-Washington Post Book World "Dia duduk di atas awan, Dia melayang seperti bulan, Dia duduk melewati malam, Dia bernyanyi menembus kegelapan, Dia memandang menembus waktu, Tetapi terasa jauh seperti angkasa.
Dia mengisi pikiran terdalamku, Dalam hati setiap mimpi, Dia berlari menembus waktu, Aku mengetahui semuanya, Dia begitu jauh seperti bulan, Dia berada jauh seperti angkasa." Ketika berumur tiga tahun, Tito didiagnosis autis berat, tapi ibunya, Soma, yang luar biasa bertekad bulat bahwa Tito bisa mengatasi `masalah` ini dengan mengajarinya membaca dan menulis.
Sewaktu berumur antara delapan dan sebelas tahun, Tito menulis banyak kisah dan puisi yang mengandung keelokkan di dalamnya. Dr. Oliver Sacks menyebutnya `menakjubkan dan mengejutkan.` Keelokkan tersebut telah menunjukkan bahwa kita memiliki asumsi yang salah mengenai autisme. Kisah dan puisi itu juga memberikan wawasan langka sekaligus mendalam bagaimana orang autis melihat dan menanggapi dunia ini.
Buku ini bisa dikatakan sebagai buku yang memiliki tema hebat dan 'limited edition'. Penuturan dari Tito yang mengalami autistik akan membuka mata kita bagaimana anak-anak autistik menjalani hidupnya. Dari buku ini jugalah kita mengetahui bahwa keseharian anak-anak autistik ternyata sama seperti orang-orang yang dikatakan normal, hanya saja cara penyampaiannya mereka yang agak berbeda. Alur di dalam buku ini juga menarik dan tidak membosankan, karena Tito menyampaikannya juga dengan cara yang menyenangkan. Buku ini wajib dibaca oleh kalian yang tertarik dengan dunia psikologi, terutama psikologi anak; orang tua yang memiliki anak autistik; pendidik; dan semua orang yang tertarik dengan bidang autistik.