Buku-buku pelajaran untuk mata pelajaran Sejarah Gereja yang terbit dalam bahasa Indonesia cenderung untuk megikuti pola buku-buku pelajaran barat dengan mengutamakan Sejarah Gereja Eropa, yang sebenarnya dianggap sebagai Sejarah Gereja Am. Sejarah Gereja Amerika, Asia dan benua-benua lainnya paling-paling dibicarakan sebagai lampiran Sejarah Gereja Eropa. Buku ini mengikuti pola Asia-sentris dan Indonesia-sentris, yang tidak lagi membuat Nederland dan Eropa sebagai titik pangkal, tetapi Asia dan Indonesia. Pembicaraan Sejarah Gereja Belanda sangat dibatasi panjangnya; Sejarah Gereja Eropa mendapat tempatnya di samping Sejarah Gereja di Asia, Afrika dan Amerika.