belbuk.com
  Cara Pembelian    Konfirmasi Transfer   Status Pesanan   Bantuan   Hubungi Kami    
belbuk.com
 Buku  CD/DVD  ATK  Komputer  
0  Troli
Daftar Keinginan
Buku    Hukum    Pidana & Perdata

Asas Keseimbangan bagi Hukum Perjanjian Indonesia: Hukum Perjanjian Berlandaskan Asas-Asas Wigati Indonesia

Berat   0.50 kg
Tahun   2006
Halaman   596
Penerbit   Citra Aditya
   Daftar Isi    Buku Sejenis
Persediaan Habis
Persediaan Buku sedang habis. Apakah anda ingin diberitahu pada saat Buku sudah tersedia?
Ya, kirim saya pemberitahuan
7
Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut
Hukum Perjanjian
Hukum Perjanjian
S.B. Marsh, J. Soulsby, A..
Rp90.000
Seri Hukum Perikatan: Perikatan yang Lahir dari Perjanjian
Seri Hukum Perikatan: Perikatan yang Lahir dari Perjanjian
Kartini Muljadi, Gunawan ..
Rp40.500
Hukum Perjanjian: Teori dan Analisa Kasus
Hukum Perjanjian: Teori dan Analisa Kasus
Suharnoko
Rp27.900
Hukum Perikatan: Perikatan Pada Umumnya
Hukum Perikatan: Perikatan Pada Umumnya
J. Satrio
Rp63.000
Hukum Perikatan: Penjelasan Makna Pasal 1233 Sampai 1456 BW
Hukum Perikatan: Penjelasan Makna Pasal 1233 Sampai 1456 BW
Ahmadi Miru, Sakka Pati
Rp27.900
Azas-Azas Hukum Perjanjian
Azas-Azas Hukum Perjanjian
Wirjono Prodjodikoro
Rp38.700
Praktik Hukum Acara Perdata: Tata Cara dan Proses Persidangan (Edisi 2)
Praktik Hukum Acara Perdata: Tata Cara dan Proses Persidangan (Edisi 2..
R. Soeroso
Rp62.100
Hukum Perdata: Hukum Benda
Hukum Perdata: Hukum Benda
Sri Soedewi Masjchoen Sof..
Rp25.000
Yurisprudensi Hukum Acara Perdata: Tentang Penyitaan, Eksekusi dan Lain-lain (Bagian 7)
Yurisprudensi Hukum Acara Perdata: Tentang Penyitaan, Eksekusi dan Lai..
Soeroso
Rp59.400
Hukum Perikatan: Dilengkapi Hukum Perikatan Dalam Islam
Hukum Perikatan: Dilengkapi Hukum Perikatan Dalam Islam
Wawan Muhwan Hariri
Rp45.000
Belum ada yang memberi tinjauan untuk produk ini.    
Berikan Tinjauan Anda

Daftar Isi

BAB I PENGANTAR
A. UMUM
B. KETERIKATAN KONTRAKTUAL
C. PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA
D. PERUMUSAN MASALAH
E. TUJUAN PENELITIAN
F. RANCANGAN PENULISAN
BAB II SEJUMLAH CATATAN TERHADAP HUKUM KEPERDATAAN DI INDONESIA
A. PENGANTAR
B. HUKUM NASIONAL
C. LATAR BELAKANG POLITIK HUKUM
1. Umum
2. Periode 1945 – 1960
3. Periode 1960 Sampai dengan Sekarang
D. HUKUM DALAM PRAKTIK
1. Umum
2. Periode 1945 – 1960
a. Penyamaan golongan
b. Penundukan diri sukarela
c. Hukum antargolongan
3. Periode 1960 Hingga Sekarang
E. KESIMPULAN
BAB III ASAS-ASAS HUKUM DAN PRANATA HUKUM UNTUK HARMONISASI
A. PENGANTAR
B. PERANAN ASAS HUKUM DI DALAM HUKUM
1. Aturan dan Asas
2. Fungsi Asas-Asas Hukum
C. ASAS-ASAS HUKUM DAN HUKUM POSITIF
1. (Tata-) Nilai, Norma, Ideologi dan Asas-Asas Hukum
2. Keberlakuan Formil dari Asas-Asas Hukum
3. Identifikasi Asas-Asas Hukum
4. Hukum dan Realitas
D. LATAR BELAKANG ASAS-ASAS POKOK PERJANJIAN
1. Asas-Asas Pokok Perjanjian
2. Konsensualisme
3. Kekuatan Mengikat
4. Kebebasan Berkontrak
E. PRANATA (-PRANATA) HUKUM
1. Kewenangan Hukum
2. Kecakapan dan Ketidakcakapan Melakukan Tindakan Hukum
3. Tindakan Hukum dan Perjanjian
a. Tindakan hukum sepihak dan berganda
b. Tindakan sepihak yang bertujuan dan yang tidak bertujuan
c. Penawaran dan penerimaan
d. Bentuk dari pernyataan
e. Daya kerja suatu pernyataan
f. Penarikan kembali dan pencabutan
g. Tidak dapat dicabut kembali (onherroepelijkheid)
h. Terbentuknya perjanjian
i. Landasan dari perjanjian
F. FUNGSI SUATU AKTA
G. KESIMPULAN
BAB IV FAKTOR-FAKTOR IDIIL DAN RIIL
A. PENGANTAR
B. FAKTOR-FAKTOR IDIIL
1. Pancasila dan Individualisme
a. Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika
b. Individualisme
1) Latar belakang individualisme
2) Pengejawantahan individualisme
2. Karakteristik dari Hukum Nasional
a. Pengertian ikatan kekeluargaan
1) Umum
2) Masyarakat Indonesia
3) Semangat kesatuan dalam perbedaan
b. Makna gotong royong dan tolong-menolong
1) Semangat gotong royong dan tolong-menolong
2) Pengejawantahan gotong royong dan tolong-menolong
c. Ruang lingkup pengertian hak ulayat
1) Konsep hak ulayat
2) Daya kerja hak ulayat
d. Uniformitas
e. Kepastian hukum dan keadilan
1) Kepastian yang tidak pasti
2) Aspek-aspek kepastian hukum
3) Apakah kepastian hukum memadai?
4) Keadilan
5) Penyelesaian yang adil
f. Kesadaran hukum dan politik hukum
1) Kesadaran hukum
2) Politik Hukum
C. FAKTOR-FAKTOR RIIL
1. Hukum Positif
a. KUHPerdata
b. Hukum adat
1) Politik hukum berkenaan dengan hukum adat
2) Adat dan hukum adat
3) Van Vollenhoven
4) Ter Haar
5) Koesnoe
6) Norma dan hukum adat
7) Asas rukun, patut atau pantas, dan laras
c. Hukum Islam
2. Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah
a. Pejabat umum (openbaar ambtenaar)
b. Fungsi notaris dan PPAT
3. Kekuasaan Kehakiman
a. Kekuasaan kehakiman yang bebas-mandiri dan hakim yang tidak berpihak
b. Penerapan dan pembentukan hukum
c. Kekuasaan kehakiman Indonesia
d. Penyelesaian sengketa-sengketa hukum berdasarkan hukum adat
D. KESIMPULAN
BAB V ASAS KESEIMBANGAN
A. PENGANTAR
B. PENGEMBANAN ILMU PENGETAHUAN
1. Dogmatika
2. Ajaran Hukum Umum (Algemene Rechtsleer)
3. Ilmu-Pengetahuan-Hukum (Wetenschap-van-het-recht)
4. Pembentukan Pengertian (Begripsvorming)
C. LANDASAN KETERIKATAN
1. Individu Sebagai Sumber
2. Hukum Obyektif Sebagai Sumber
3. Individu dan Hukum Obyektif Sebagai Sumber
D. ASAS KESEIMBANGAN
1. Asas Keseimbangan Sebagai Asas Etikal
2. Asas Keseimbangan Sebagai Asas Yuridikal
3. Asal Asas Keseimbangan
a. Maksud-tujuan dari suatu perjanjian
b. Janji sebagai titik taut
c. Pencapaian keseimbangan
4. Karakteristik Asas Keseimbangan
a. Pengharapan yang obyektif
b. Kesetaraan para pihak
c. Asas keseimbangan in concreto
5. Quantum Leap dari Asas Keseimbangan
E. MENGAPA ASAS KESEIMBANGAN BERSIFAT ADIL
1. Latar Belakang Sosiologi Hukum
2. Latar Belakang Filsafat Hukum
3. Kehendak Bebas dalam Jiwa Komunal Sebagai Daya Normatif
F. KRITERIUM KESEIMBANGAN
G. TIGA ASPEK DARI ASAS KESEIMBANGAN
H. UNSUR TIMBAL BALIK DALAM ASAS KESEIMBANGAN
1. Masalah Hibah
2. Perbuatan Kontan, Konkret, Timbal-Balik, dan Riil
3. Timbal Balik dan Keseimbangan
4. Ukuran-Ukuran Penilaian (Waarderingsmaatstaven)
I. KESIMPULAN
BAB VI HARMONISASI DENGAN ASAS KESEIMBANGAN
A. PENGANTAR
B. DAYA KERJA ASAS KESEIMBANGAN
C. ASAS-ASAS POKOK DARI HUKUM PERJANJIAN DAN ASAS KESEIMBANGAN
1. Pokok Masalah
2. Konstruksi Yuridikal Abstrak
3. Berpikir Analitis dan Abstrak
4. Asas-Asas Pokok
a. Konsensualisme
b. Kekuatan mengikat
c. Kebebasan berkontrak
d. Keterjalinan antara asas-asas pokok dengan asas keseimbangan
D. KEHENDAK, KEPERCAYAAN, PERNYATAAN, DAN ASAS KESEIMBANGAN
1. Kehendak (de wil)
a. Kehendak yang subjektif
b. Kehendak dan asas keseimbangan
2. Kepercayaan (het vertrouwen)
a. Kepercayaan yang dimunculkan
b. Kepercayaan dan asas keseimbangan
3. Pernyataan (de verklaring)
a. Peran pernyataan
b. Pernyataan dan asas keseimbangan
4. Kehendak, Kepercayaan, Pernyataan, dan Asas, Keseimbangan
E. PRANATA HUKUM DAN ASAS KESEIMBANGAN
1. Perbuatan/Tindakan
a. Perbuatan hukum dan perjanjian
b. Penawaran dan penerimaan (aanbod en aanvaarding)
c. Penarikan kembali dan pencabutan (intrekking en herroeping)
d. Penawaran yang tidak dapat dicabut (onherroepelijkheid)
e. Perundingan yang terputus (afgebroken onderhandelingen)
f. Kewenangan bertindak dan kecakapan bertindak handelingsbevoegdheid en handelingsbekwaamheid)
g. Cacat dalam kehendak (wilsgebreken)
h. Bentuk
1) Formalisme dan konsensualisme
2) Dampak kesalahan bentuk
2. Muatan Isi atau Substansi dari Perjanjian
a. Bertentangan dengan undang-undang (in strijd met de wet)
b. Bertentangan dengan kesusilaan yang baik dan ketertiban umum
c. Akibat-akibat hukum (de rechtsgevolgen)
d. Kenyataan faktual dan kenyataan yuridis (feitelijke en juridische werkelijkheid)
e. Kesetaraan atau kelayakan pertukaran (ruilrechtvaardigheid)
1) Tinjauan umum
2) Kesetaraan atau kelayakan pertukaran dan asas keseimbangan
3. Situasi-Kondisi Pelaksanaan (Uitvoeringsomstandigheden)
a. Umum
b. Keadaan yang tidak terduga (onvoorziene omstandigheden)
F. PEMULIHAN KESEIMBANGAN
1. Tinjauan Umum
2. Pengayaan Secara Melawan Hukum dan Pengorbanan Tanpa Dasar (Ongerechtvaardige Verrijking en Ongegronde Opoffering)
3. Kepentingan Para Pihak, Keadilan, dan Kepastian Hukum (Belangen Van Partijen, Rechtvaardigheid en Rechtszekerheid)
4. Gradasi Ketidakseimbangan
G. UPAYA PEMULIHAN KESEIMBANGAN
1. Negosiasi Ulang (Heronderhandelen)
2. Penyesuaian
3. Pengakhiran (Bekindiging)
a. Batal dan dapat dibatalkan (nietigheid en vernietigbaarheid)
b. Pembatalan (ontbinding)
H. KESIMPULAN
SINGKATAN
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUTUSAN PENGADILAN

Buku Sejenis

Sistem Peradilan Pidana Indonesia: Dalam Perspektif Pembaruan, Teori, dan Praktik Peradilan
Syaiful Bakhri
Hak Kekayaan Intelektual dan Pengetahuan Tradisional
Agus Sardjono
Hukum Pidana Indonesia: Suatu Pengantar
Erdianto Effendi
Meredesain Pengadilan Tindak Pidana Korupsi: Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi No 012-016-019/ PPU-lV/ 2006
Ermansjah Djaja
KUHAP: Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana & Penjelasanya
-
Hukum Agraria: Kajian Komprehenshif
Urip Santoso
Penyidikan Tindak Pidana Kasus Tanah dan Bangunan
Aloysius Mudjiyono
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
R. Subekti, R. Tjitrosudibio
Asas-asas Hukum Pidana (Edisi Revisi)
Andi Hamzah
Perkembangan Hukum Kontrak Innominaat di Indonesia
Salim H.S
Hukum Pembuktian Dalam Perkara Pidana: Untuk Mahasiswa dan Praktisi
Hari Sasangka, Lily Rosita
Hukum Perlindungan Anak
Waluyadi
Tentang Kami      Cara Pembelian      Ketentuan Pembelian      Pusat Bantuan      Hubungi Kami
Program Afiliasi      Karir
Copyright ©2008 - 2015 belbuk.com
Jl. Matraman Raya No. 66, Jakarta Timur 13150
Tlp. 021-85910810 (Senin s/d Jumat Pkl 09.00-18.00 WIB)