Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Kedokteran & Kesehatan    Kesehatan

Agar Tulang Sehat: Tip dan Trik Supaya Kesehatan Tulang Tetap Terjaga Sampai Tua

Berat 0.30
Tahun 2012
Halaman 296
ISBN 9786020023069
Penerbit Elex Media Komputindo
Sinopsis          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Sinopsis

Salah satu cara efektif untuk melawan si pengeropos tulang adalah memilih bahan pangan yang sehat demi menjaga kesehatan tulang secara mandiri. Kini makin banyak perempuan usia produktif terkena osteoporosis. Jadi bila diberi panjang umur tapi tulang `rontok` sama saja menderita. Itu sebabnya kita harus menjaga kesehatan tulang sebelum terlambat!
Osteoporosis adalah kondisi di mana tulang-belulang kehilangan mineral yang mengisi kerangka tulang tersebut agar menjadi kuat, dan tanpa disadari secara perlahan-lahan menjadi semakin lemah. Osteoporosis telah menjadi isu global yang menghantui para lanjut usia (lansia). Ada sekitar 200 juta penderita osteoporosis di seluruh dunia.
Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia menyebutkan pada 2005, sebanyak 18,4 juta lansia di Tanah Air atau sekitar 19,7% dari populasi terkena osteoporosis. Itu sebabnya diperlukan kesadaran bahaya osteoporosis sebelum terlambat! Bahkan satu diantara tiga wanita di atas 50 tahun di dunia rentan terkena osteoporosis.
Bagi kaum pria, satu di antara lima orang. Apalagi jumlah penderita osteoporosis di Indonesia diprediksi terus bertambah sejalan dengan naiknya usia harapan hidup, maka kita perlu melakukan gaya hidup yang lebih sehat dan memperhatikan kesehatan tulang sejak dini dengan mengonsumsi bahan pangan kaya mineral pembangun tulang.
Buku ini berisi tip bagi konsumen dalam menjalankan gaya hidup yang lebih bersahabat bagi kesehatan tulang serta bahan pangan apa saja yang baik untuk tulang. Juga pengetahuan tentang seluk beluk penyakit osteoporosis dan kanker tulang agar keluarga Anda terlindung dari penyakit tersebut. Ingatlah bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati!
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:
(Kembali Ke Atas)